Jumat, 14 Juni 2024

Realme 10 Pro Series: Layar Jadi Keunggulan, Lainnya Dilupakan?

BACA JUGA

Selular.ID – Realme 10 Pro Series, smartphone yang baru keluar dipasar Indonesia, punya keunggulan dari desain layar, tapi komponen lainnya terlupakan?

Perlu diketahui realme telah banyak menginvestasikan dana segarnya sebanyak Rp 230 miliar kepada produknya kali ini realme 10 pro+ agar menghasilkan layar lengkung.

Angka segitu bukanlah angka yang kecil memang, selain layar yang melengkung, realme juga serasa memerhatikan aspek lainnya yang ada di layar, seperti kualitas tampilan serta perlindungan keamanan bagi mata pengguna.

Contoh saja aspek utamanya itu seperti bezel yang tipis 1mm yang ada di realme 10 pro 5G, lalu ada sertifikasi TUV Flicker Free pertama di dunia dalam smartphone layar AMOLED, kehadiran algoritma X-touch agar tidak mistouch pada layar.

Bisa dibilang memang ini suatu gebrakan dari realme, yang mana smartphone dengan layar yang melengkung biasanya hanya di temui pada smartphone kelas flagship, namun sekarang ini ada di kelas mid range.

Baca juga : Investasi Rp230 Miliar, Realme Boyong Layar Lengkung ke Kelas Menengah

Tapi jika dibandingkan dengan smartphone series sebelumnya yakni Realme 9 Pro+ 5G ada hal yang membedakan, bahkan masih ada spesifikasi yang sama, berikut penjelasannya.

Chipset

Mengingat di realme 9 Pro+ yang telah rilis di bulan Februari 2022 lalu menggunakan chipset bekalan MediaTek Dimensity 920.

Namun di realme 10 Pro+ yang baru saja rilis kemarin Selasa 10 Januari 2023 juga menggunakan chipset yang sama, MediaTek Dimensity 920.

Mengingat jika melihat di pasar global untuk smartphone 10 Pro+ ini sudah dibekali setidaknya chipset MediaTek Dimensity 1080.

Berbeda tipis memang tapi sekilas 1080 lebih baik ketimbang 920. Tapi jangan pesimis sampai situ, Krisva Agniesczca, PR Manager realme Indonesia menjelaskan,

“Yang bisa kita makesure ialah dari sisi pengembangan softwarenya, jadi di tim R&D realme berusahan untuk membuat performanya mirip seperti Dimensity 1080.”

Camera

Beralih dari chipset, kini beralih ke segi kameranya, terlihat sebenarnya adanya peningkatan, reallme 9 pro+ kamera utamanya berkualitas 50MP sedangkan di smartphone realme terbarunya ini sudah berkualitas 108MP. Tapi apa yang membedakan ?

Yakni dari segi sensor kamera yang disematkannya, di realme 9 pro+ meskipun 50MP tapi sudah menggunakan sensor kamera dari Sony IMX 766.

Sedangkan di realme 10 pro+ meskipun sudah menggunakan kualitas kamera besar 108MP tapi sensor yang dipakai dari Samsung ISOCELL HM6.

Perlu di ingat sensor Sony IMX untuk saat ini memang sedang memegang pasar untuk chip sensor kamera tersebut jad terasa sangat berbeda saja kalau memakan sensor dari Samsung.

Tapi Krisva kembali mempertegas alasan mengapa smartphonenya kali ini hanya menggunakan chips sensor bekalan Samsung HM6.

Ia mengatakan “Ini hanya masalah di fokus lead technology-nya saja. Sejalan dengan misi realme yaitu ‘realme spire strategy’. Jadi di realme 9 pro+ itu memang dahulu kita fokusnya memperkenalkan smartphone ini dari teknologi kamera terdepan.”

“Namun sekarang fokus di realme 10 pro+ sebenarnya di layar, tapi meskipun begitu kita tetap menggunakan sensor yang tidak kalah canggih dari Samsung HM6.”

Memang bisa dikatakan sensor kamera Samsung yang ada pada realme 10 pro+ ini tidak terlalu buruk, apalagi ditambah dengan kualitas kameranya sudah besar, memang layaknya seperti kamera kelas flagship.

Baca juga : Inilah Harga Resmi Realme 10 Pro series di Indonesia

- Advertisement 1-

BERITA TERKAIT

BERITA PILIHAN

BERITA TERBARU