Petisi Kembalikan WFH Sudah Dapat Tandatangan Lebih dari 14.000, Apa Tindakan Selanjutnya?

Tangkapan Layar Petisi WFH.
Tangkapan Layar Petisi WFH.

Selular.ID – Sebuah petisi yang meminta untuk mengembalikan aktivitas work from home (WFH) atau bekerja dari rumah mencuat.

Seseorang bernama Riwaty Sidabutar yang membuat petisi WFH ini di laman resmi Change.org.

Bukan tanpa alasan, petisi tersebut dia buat karena kini sudah marak aktivitas work from office (WFO) atau bekerja dari kantor.

Pemberlakuan WFO ini telah kembali berlaku seusai pandemi Covid-19 hingga Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) telah pemerintah hapus.

TONTON JUGA:

Namun pada kenyataannya, WFO ini membuat jalanan lebih macet, polusi meningkat, dan pekerja menjadi tidak produktif.

Riwaty menilai bahwa WFO belum tentu membuat pekerjaan lebih produktif, karena jauhnya jarak lokasi kerja.

Baca juga: Bicara dengan Karyawan Twitter, Elon Musk Singgung PHK hingga WFH

Begini rangkuman isi petisi terkait kembalikan aktivitas work from home:

“WFO juga belum tentu membuat kita lebih produktif.

Karena lamanya perjalanan, saya malah jadi lebih lelah, dan hasil pekerjaan tidak sebagus ketika saya bekerja dari rumah.

Di rumah, saya merasa lebih percaya diri, lebih aman, dan juga merasa lebih nyaman.

Oleh karena itu, saya ingin meminta agar aturan wajib WFO 100% dikaji kembali.

Sebagai pekerja, ada baiknya jika kita juga diberikan pilihan untuk dapat kerja dari rumah,” tulisnya dalam petisi itu.

Baca juga: Hati-Hati Pekerja WFH, Karena Serangan RDP Naik 149%

Ia meyakini bahwa dengan WFH maka para pekerja bisa lebih nyaman dan pekerjaan bisa produktif.

“Saya yakin, dengan adanya aturan ini dari pemerintah, kantor-kantor akan dapat lebih fleksibel sehingga pekerja-pekerja pun bisa lebih nyaman,” lanjutnya.

Berdasarkan pantauan Selular hingga hari Rabu (4/1/2022) pukul 14.00 WIB, petisi yang Riwaty buat ini sudah lebih dari 14.000 orang yang menandatanganinya dari target 15.000 tandatangan.

Dalam kolom komentar juga banyak yang mendukung supaya aktivitas work from home kembali berlaku.

Baca juga: WFH Kembali Diperpanjang, Ikuti 5 Cara Ini Agar Terhindar dari Serangan Siber