Senin, 20 Mei 2024
Selular.ID -

Hati-Hati Ada Serangan Phising ke Universitas Untuk Curi Penelitian Pribadi

BACA JUGA

Selular.ID – Musim (back to school) jadi momen menguntungkan untuk pelaku kejahatan sibber lakukan Phising dengan menembus sistem yang menargetkan data Universitas.

Hal ini jadi sorotan pakar Kaspersky, dengan adanya phising intensif ini dengan penipu yang mengeksploitasi nama-nama universitas terbesar di dunia.

Halaman phishing khusus universitas biasanya dibuat dengan baik dan meniru halaman web resmi universitas atau sistem manajemen pembelajaran online.

Setelah pengguna mengunjungi halaman palsu, mereka diminta untuk membagikan informasi pribadi seperti kredensial akun, alamat IP, atau data lokasi.

Baca Juga: Cara Ampuh Cegah Email Phising Mengancam Kerugian Finansial

Hal krusial terkait keamanan akun bisnis universitas sering diremehkan ketika mengacu pada perlindungan data organisasi.

Nama institusi pendidikan terkenal, beberapa dengan pusat penelitian kritikal yang beroperasi di berbagai bidang mulai dari ekonomi politik hingga fisika nuklir, digunakan sebagai daya tarik untuk mendistribusikan halaman phishing.

Dengan pemerintah dan perusahaan besar kerap melakukan pembelian studi penelitian dari universitas-universitas tersebut, justru membuat data sensitif yang mereka miliki sangat berharga bagi para pelaku kejahatan siber.

Baca Juga: Kaspersky Safe Kids Sediakan Pemantauan YouTube untuk Anak

Karena penyerang tidak hanya dapat mengakses informasi pribadi korbannya, tetapi juga rencana pendidikan, informasi pembayaran, dan jadwal kelas.

Ini membawa risiko ancaman online yang turut beralih ke penguntitan dan pelanggaran di kehidupan nyata.

“Pendidikan menjadi lebih digital adalah perubahan yang menguntungkan. Sistem manajemen pembelajaran tidak hanya memungkinkan siswa untuk memaksimalkan kemajuan akademik mereka dengan cara yang paling efisien, tetapi juga lebih banyak orang di seluruh dunia mendapatkan kesempatan untuk belajar dari profesor terbaik di universitas terbesar. Ini juga memperluas spektrum ancaman yang dihadapi siswa. Para pelaku kejahatan siber dapat memikat siswa untuk memberikan kredensial pribadi mereka untuk mengakses data yang tidak hanya berisi keahlian unik tetapi juga informasi pribadi dan berpotensi membahayakan,” komentar Olga Svistunova, pakar keamanan di Kaspersky.

Maka, Kaspersky merekomendasikan langkah-langkah berikut untuk melindungi sistem dan generasi muda dari penipuan berkedok pendidikan:

Baca Juga: Kaspersky Ungkap Serangan Phising Kebanyakan Terjadi Pada Sektor Finansial

  • Akan aman untuk memeriksa tautan sebelum mengklik. Arahkan kursor ke alamat web untukmelihat pratinjau URL, dan cari kesalahan ejaan atau ketidakteraturan lainnya.
  • Memperkenalkan beberapa bentuk otentikasi dua faktor untuk sistem informasi, terutama yang berbasis web, dan khususnya untuk akses ke catatan siswa, nilai dan penilaian.
  • Tetapkan kontrol akses yang kuat dan sesuai, sehingga tidak mudah bagi peretas untuk bergerak secara lateral melalui sistem.
  • Untuk kampus, miliki dua jaringan nirkabel terpisah dan aman, satu untuk staf dan satu untuk mahasiswa, dan satu lagi untuk pengunjung jika Anda membutuhkannya.
  • Memperkenalkan dan menegakkan kebijakan kata sandi staf yang kuat dan mendorong semua orang untuk menjaga kerahasiaan akses mereka setiap saat.
  • Jangan pernah menggunakan kata sandi yang sama untuk beberapa situs web atau layanan, karena jika terjadi peretasan, semua akun Anda berisiko.
  • Untuk membuat kata sandi anti retas yang kuat tanpa harus kesulitan mengingatnya, gunakan pengelola kata sandi, seperti Kaspersky Password Manager.
  • Gunakan solusi keamanan yang andal untuk perlindungan menyeluruh dari berbagai ancaman, seperti Kaspersky Endpoint Security for Business
- Advertisement 1-

BERITA TERKAIT

BERITA PILIHAN

BERITA TERBARU