HP Memenuhi Demand untuk Kemasan yang Berkelanjutan

Kemasan dan produk HP
Kemasan dan produk HP

Selular.ID – Tanpa dapat dipungkiri, dampak dari lockdown yang disebabkan oleh pandemi telah mengubah perilaku konsumen dengan cara yang belum pernah terjadi sebelumnya. Dari melonjaknya e-commerce secara menyeluruh hingga meningkatnya permintaan akan produk-produk yang berkelanjutan secara holistik.

Kebutuhan akan perubahan tampak dengan jelas. Dengan tercatatnya rekor baru untuk bencana iklim di tahun 2020; beragam insiden yang juga berdampak terhadap bisnis dan geografi hingga berbagai komunitas, mulai dari pekerja hingga pelanggan. Baru-baru ini, sebuah penelitian menemukan bahwa hampir 60% dari konsumen ingin mengubah kebiasaan mereka menuju pembelian yang lebih berkelanjutan.

Pergeseran sikap ini tidak hanya berkaitan dengan produk, namun juga mengenai pengemasan, branding, dan mata rantai pasokan. Karena itulah, Penyedia Layanan Percetakan (Print Service Providers -PSP) harus memberikan respon yang tepat.

Dengan fenomena meningkatnya permintaan untuk kemasan yang berkelanjutan, juga terdapat harapan yang tinggi dari pelanggan untuk waktu yang lebih cepat untuk memasarkan, tanpa mengorbankan kualitas. Pertanyaannya adalah, bagaimana PSP dapat memenuhi kebutuhan terbaru dari para konsumen, dan meyakinkan mereka bahwa kemasannya akan dapat diadaptasi sesuai dengan kebutuhan keberlanjutan yang terus meningkat?

Baca juga: HP Hadirkan 5 Laptop Sasar Kreator dan Gamers Dibandrol Mulai Rp16 Jutaan

Berpikir secara Proaktif

Tahun 2020 telah menunjukkan kebutuhan untuk fleksibelitas. Tidak ada yang dapat memprediksikan perubahan yang terjadi atas beban pandemi pada kehidupan kita, dan bagaimana sektor bisnis dipaksa untuk beradaptasi. Pada saat yang sama, kita pun tidak dapat memprediksi tantangan yang akan muncul di masa depan, yang kemungkinan juga akan menuntut respons cepat. Namun yang pasti, permintaan akan kemasan dan solusi layanan percetakan ramah lingkungan yang telah dipercepat oleh keadaan pandemi ini akan terus bertumbuh. Sebuah survei terbaru dari McKinsey menunjukkan bahwa 74% konsumen kini bersedia membayar lebih untuk kemasan berkelanjutan.

Setiap strategi baru yang diadopsi PSP untuk memenuhi permintaan konsumen yang terus meningkat ini juga harus mempertimbangkan kebutuhan akan kemasan cetak yang lebih ramah lingkungan. PSP harus dipersiapkan untuk dapat memberi saran kepada pelanggan mereka tentang perilaku konsumen yang sedang mencuat ini, dan memahami apa yang dianggap konsumen sebagai ‘kemasan berkelanjutan,’ dan memastikan bahwa mereka mampu untuk memberikan solusi pengemasan yang diperlukan.

Menyelaraskan dengan persepsi konsumen

Dengan permintaan konsumen untuk pengemasan berkelanjutan pada titik tertinggi sepanjang masa, kemampuan untuk memenuhi ekspektasi konsumen sama pentingnya bagi PSP seperti halnya pengemasan ramah lingkungan untuk merek. Konsumen cenderung mengenali kemasan berkelanjutan sebagai kemasan yang dapat didaur ulang, dapat dibuat kompos atau dapat terurai secara hayati, serta dapat dikembalikan seluruhnya atau sebagian. PSP yang dapat memenuhi factor-faktor ini akan lebih mungkin untuk menang besar di pasar dan lebih siap dalam meraih kesuksesan di masa depan dibanding mereka yang tidak.

Untuk memastikan anda memiliki semua yang dibutuhkan untuk membuktikan komitmen pada keberlanjutan, PSP dan klien mereka harus memeriksa seluruh siklus hidup kemasan, termasuk penggunaannya dalam rantai pasokan, fungsi dasar, pemasaran, kegunaannya bagi konsumen, dan kemampuan daur ulang. Hal ini juga harus melibatkan pemeriksaan kredensial kemasan di bawah tiga pilar umum keberlanjutan: people, planet, dan profit. Pengalaman HP sendiri menunjukkan setidaknya sebagian dari jawabannya. Laporan keberlanjutan terbaru kami menyoroti keberhasilan HP, melalui Kolaborasi Hutan Berkelanjutan kami, dalam memastikan bahwa kemasan kami tidak berkontribusi pada deforestasi. Semua kemasan berbasis kertas HP sekarang berasal dari sumber yang bersertifikat dan didaur ulang, dan dalam kemitraan dengan Arbor Day Foundation, kami menanam sejuta pohon pada tahun 2020untuk mendukung inisiatif 1t.org.

Pada tahun 2020, HP menginvestasikan 2 juta dolar AS untuk membangun pusat daur ulang di Haiti. Pusat daur ulang ini mengambil limbah plastik yang dikumpulkan di pantai Haiti, mencucinya, dan membuatnya siap untuk diubah menjadi produk dan persediaan HP. Selain membantu membuat produk HP lebih berkelanjutan, dan menghilangkan limbah dari lingkungan, inisiatif ini telah menciptakan peluang ekonomi bagi lebih dari 1.000 orang Haiti, yang umumnya adalah wanita yang menjadi tulang punggung keluarga mereka. Ke depan, HP juga telah menetapkan target baru yang ambisius untuk mendorong menuju net zero carbon, ekonomi regeneratif sepenuhnya sambil merekayasa portofolio produk dan solusi yang paling berkelanjutan di industri ini.

Baca juga: Deretan HP Xiaomi Poco dan Redmi yang Mendapat Update Skin OS MIUI 14

Memperkenalkan pelabelan jejak karbon produk

Salah satu pendekatan yang dapat membantu menggabungkan semua elemen ini ke dalam strategi terpadu untuk pengemasan berkelanjutan adalah pelabelan jejak karbon. Label jejak karbon menunjukkan jejak karbon produk mulai dari pembuatan, penggunaan, hingga pembuangan akhir. Label ini juga menyatakan bahwa jejak karbon untuk produk tertentu telah dihitung menggunakan metodologi yang disetujui industri dan dapat dipercaya konsumen.

Produk dan layanan HP dapat membantu PSP dan merek-merek yang mereka layani untuk mengembangkan kemasan cetak dan branding yang terukur dan berkelanjutan. Mesin cetak HP PageWide Industrial, misalnya, menawarkan pencetakan jangka pendek sesuai permintaan untuk mengurangi limbah yang tidak ramah lingkungan. Tidak ada pelat atau cangkang untuk diproduksi, disimpan, atau dibuang. Mesin-mesin ini juga menggunakan tinta berbasis air dan mendukung beragam media cetak yang berkelanjutan.

Masih dengan semangat yang sama, HP Indigo Digital Presses dirancang dari awal untuk bekerja sebagai bagian dari ekonomi sirkular. Kertas cetak dari mesin cetak digital HP Indigo sepenuhnya dapat didaur ulang. Dan tinta HP Indigo terpilih telah disertifikasi untuk digunakan sebagai tinta untuk label kompos dan kemasan fleksibel sesuai dengan standar UE.

Dipandang sebagai penasihat tepercaya

Merek-merek yang mengarungi new normal dihadapkan pada tantangan untuk mengembangkan produk baru dan yang sudah ada agar secara keseluruhan menjadi lebih berkelanjutan, dan setiap merek akan memiliki perjalanannya sendiri untuk memenuhi tujuan yang semakin penting ini. Biasanya, strategi yang dipilih akan mencakup perpaduan pencetakan berkelanjutan, persediaan berkelanjutan, fasilitas daur ulang yang lebih baik dan teknologi digital cerdas berdampak rendah yang menyesuaikan output dengan kebutuhan dan meminimalkan limbah.

Saat ini adalah masa yang tepat bagi PSP untuk melangkah maju dan mengambil kapasitas penasihat dan melihat momen evolusi konsumen ini sebagai peluang untuk memberi saran kepada merek tentang ke mana arah masa depan pengemasan. Dan untuk menjadi yang terdepan dalam persaingan, PSP harus menempatkan diri mereka sebagai penasihat tepercaya dan harus diperlengkapi untuk membantu klien mencocokkan strategi pengemasan dan pencitraan merek mereka dengan harapan konsumen dan tujuan perusahaan mereka. Ketika sektor pengemasan dan pelabelan berkembang, penyedia cetak industri yang menawarkan dukungan paling banyak dan pengalaman terbaik akan muncul sebagai pemimpin pasar dan akan memastikan kelangsungan hidup mereka untuk tahun-tahun mendatang.