Senin, 15 Juli 2024
Selular.ID -

TikTok Memungkinkan Pembuat Konten Bisa Menagih Biaya Langganan

BACA JUGA

TikTok awal bulan ini mengumumkan program bagi hasil iklan dengan pencipta platform media sosial yang paling menonjol.

Hal ini bergerak lebih dekat ke model yang sudah  para pesaingnya gunakan.

Aplikasi format video pendek telah menjadi sangat populer dalam beberapa tahun terakhir dengan lebih dari satu miliar pengguna aktif di seluruh dunia.

Namun, TikTok mendapat kritik karena tidak menyediakan cara bagi pembuat konten untuk memonetisasi konten secara efektif.

Di bawah program TikTok Pulse yang akan diluncurkan di Amerika Serikat (AS) bulan depan.

Perusahaan dapat menempatkan iklan mereka di sebelah konten pengguna dalam kategori tertentu dan pembuat konten akan mendapatkan potongan.

“Kami akan mulai menjajaki program bagi hasil iklan pertama kami dengan pembuat konten, tokoh masyarakat, dan penerbit media,” kata perusahaan.

Anak perusahaan dari perusahaan teknologi China ByteDance, dalam sebuah pernyataan.

Jejaring sosial besar lainnya yang berfokus pada video, seperti YouTube, Instagram, dan Snapchat, telah menerapkan sistem bagi hasil.

Baca juga: Apa Itu FYP di TikTok dan Bagaimana Cara Masuknya? Simak Penjelasannya

- Advertisement 1-

BERITA TERKAIT

BERITA PILIHAN

BERITA TERBARU