Pembelian Proteksi Ponsel di Dana Meningkat 123%

Pembelian Proteksi Ponsel di Dana Meningkat 123%
Pembelian Proteksi Ponsel di Dana Meningkat 123%

Selular.ID – Dana mencetak kinerja positif, yang menarik pembelian proteksi ponsel (phone protection) yang tersedia dalam setiap pembelian pulsa melalui dompet digital Dana, dilaporkan meningkat hingga lebih dari 123% jika dibandingkan kuartal keempat tahun 2021.

Rangga Wiseno, Chief of Product DANA Indonesia mengungkapkan, peningkatan yang positif dalam beberapa fitur Dana mengindikasikan makin familiarnya masyarakat akan pentingnya pemanfaatan dompet digital Dana.

Selain karena komitmennya menjadi solusi transaksi digital untuk berbagai kebutuhan, peningkatan transaksi yang dialami Dana tidak dipungkiri juga dipengaruhi adanya peningkatan konsumen digital di Indonesia.

“Dana juga mengalami peningkatan transaksi harian sebesar 26% menjadi 9 juta per hari dibandingkan dengan Desember 2021,”terang Rangga.

Baca Juga:20 Game Penghasil Uang saat Libur Lebaran, Bisa Cuan dapat Saldo DANA

Pertumbuhan jumlah transaksi juga terjadi pada fitur Kirim Uang antar sesama pengguna Dana dengan kenaikan mencapai lebih dari 47%, sementara penggunaan QR juga meningkat hingga 41%.

Fitur lain yang mengalami pertumbuhan adalah Dana Kaget yang semakin digemari pengguna, khususnya di momen Ramadan dan Hari Raya. Transaksi fitur Dana Kaget meningkat sebesar 46% di kuartal pertama 2022 dibandingkan kuartal keempat tahun lalu.

Dana Kaget sendiri merupakan fitur yang menawarkan kesempatan bagi pengguna untuk membagikan saldo miliknya kepada pengguna Dana yang lain dengan jumlah nominal yang dibagikan sesuai dengan ketentuan si pembagi dana.

“Pengguna cukup mengatur jumlah nominal dan penerima yang diinginkan, lalu menyebarkan tautan Dana Kaget. Pengguna lainnya bisa berlomba-lomba untuk mendapatkan saldo Dana lewat tautan Dana Kaget,”terang Rangga.

Merujuk pada data yang dihimpun e-Conomy SEA 2021 (Google, Temasek, Bain & Company), ada 21 juta konsumen digital baru selama pandemi 2020 dan paruh pertama 2021.

Sebanyak 72% dari konsumen baru ini berasal dari area non-metropolitan, yang secara positif menunjukkan peningkatan penetrasi digital di pasar terbesar Indonesia.

Baca Juga:Cara Top Up DANA Melalui Mobile Banking BCA dan ATM

Bank Indonesia pun mencatat transaksi uang elektronik yang terus mengalami pertumbuhan dari waktu ke waktu. Pada Februari 2022, nilai transaksi uang elektronik (UE) tumbuh 41,35% (yoy) mencapai 27,1 triliun rupiah.