Isi Liburan, Roadtrip dan Wisata Alam Masih menjadi Tren Traveling 2022

Selular.ID – Momentum mudik dan libur Lebaran 2022 akan menjadi sinyal positif bagi industri pariwisata, seiring dengan pelonggaran kebijakan COVID-19.

Saat ini tercatat, total pemesanan early booking mengalami kenaikan hingga lebih dari 13% dibanding minggu lalu, dengan Bandung, Surabaya, Yogyakarta, dan Bali menjadi kota favorit.

Salah satu platform jaringan hotel Oyo optimis dapat turut mendukung bangkitnya pariwisata lokal Indonesia saat momentum libur Lebaran 2022 ini.

Agus Hartono Wijaya, Country Head Oyo Indonesia menjelaskan, “Antusiasme masyarakat untuk kembali travelling dan mudik ke kampung halaman tahun ini diprediksi akan tinggi.”

“Oleh karena itu, kami berupaya untuk dapat mengakomodir permintaan penginapan selama momentum libur Lebaran, Oyo menggelar kampanye #rayakandiOYO yang memberikan kemudahan bagi masyarakat untuk menemukan penginapan terdekat di kota tujuannya,” paparnya.

Baca Juga: Pegipegi Ungkap Fakta Menarik Akhir Tahun dan Prediksi Tren Traveling 2021

Lebih lanjut, tren perjalanan di momentum libur Lebaran tahun ini pun diprediksi masih akan mengikuti tren 2021.

Menurut Oyo Travelopedia 2021, yang telah melakukan survei kepada 2 ribu partisipan di berbagai negara, termasuk di Indonesia, menunjukkan adanya peningkatan tren selama 2021 dalam hal perjalanan menuju destinasi di wilayah terpencil dan dekat dengan nuansa alam, hingga preferensi bepergian jalur darat dengan kendaraan pribadi atau road-trip.

Selain itu, lebih dari sepertiga responden Indonesia mengungkapkan lebih menyukai dan memilih bepergian dengan mobil atau sepeda motor pribadi untuk melakukan perjalanan melalui jalan darat.

Diperkirakan juga pada momen libur Lebaran 2022, hampir 40% pemudik akan menggunakan jenis kendaraan pribadinya untuk melakukan perjalanan ke kampung halamannya.

Dalam hal menginap pun, hotel menjadi pilihan utama dibanding tipe akomodasi lainnya.

Baca juga: Satu Dekade Traveloka: Dari Metasearch ke Lifestyle Superapp

Tren dan preferensi wisatawan di era pandemi yang mulai beralih ke wisata alternatif, dengan konsep wisata yang lebih bersahabat dengan alam dan masyarakat lokal, juga akan mempengaruhi tren traveling di momentum libur Lebaran tahun ini.

Agus menambahkan, pemudik yang datang ke kampung halaman juga diprediksi akan mengunjungi tempat wisata terdekat di kota tujuan.

“Guna mengakomodir tingginya minat pemudik untuk berlibur di kota tujuan, Oyo bersama pemerintah pusat dan daerah telah berkomitmen untuk mempromosikan Desa Wisata sebagai destinasi pilihan bagi para wisatawan, salah satunya melalui akomodasi berkualitas yang sudah terstandarisasi di Desa Wisata, dan dapat secara mudah ditemukan di aplikasi Oyo,” tutup Agus.