Permintaan Kuat, Namun Keterbatasan Pasokan Menghambat Penjualan Smartphone

smartphone

Selular.ID – Laporan analis untuk pengiriman smartphone pada Q4 2021 menunjukkan dampak berkelanjutan dari kekurangan komponen dan masalah logistik, karena permintaan melebihi pasokan di seluruh industri.

IDC melaporkan penurunan 3 persen tahun-ke-tahun menjadi 362,4 juta unit, sementara Canalys mencatat kenaikan 1 persen menjadi 363,1 juta unit. Keduanya juga memiliki angka yang berbeda satu sama lain di Q4 2020. Dua lembaga riset pasar itu, menyebut masalah pasokan sebagai penghambat hasil untuk Q4 2021.

Sepanjang tahun, kedua perusahaan menyatakan vendor mengirimkan 1,4 miliar unit, yang dicatat Canalys mendekati level sebelum pandemi Covid-19 (coronavirus), menyusul penurunan signifikan pada tahun 2020.

Meskipun memuji pemulihan segmen smartphone di tahun 2021, mereka memperingatkan kendala pasokan akan berlanjut tahun ini.

IDC Worldwide Mobile Device Trackers Group Ryan Reith, memperkirakan “tantangan pasokan dan logistik” akan berlanjut di Semester 1 2022, meskipun diperkirakan akan mulai meningkat pada Q2.

“Tidak diragukan lagi bahwa permintaan masih kuat di banyak pasar, dan sampai batas tertentu kami melihat meningkatnya minat konsumen pada 5G dan faktor bentuk baru seperti perangkat yang dapat dilipat.”

Baik IDC maupun Canalys memiliki lima vendor teratas pada Q4 2020, dengan Apple di peringkat pertama diikuti oleh Samsung, Xiaomi, Oppo dan Vivo.

Baca Juga: IDC: Pengiriman Smartphone Global Merosot 6,7% YoY di Q3 2021