Kolaborasi Grab, Emtek dan Bukalapak Untuk Wujudkan “Smart City” di Indonesia

Kolaborasi Grab, Emtek dan Bukalapak Dalam Wujudkan

Selular.ID – Grab, Emtek dan Bukalapak melanjutkan program akselerator untuk Smart City Indonesia, dengan mengawalinya di Kupang dan yang kedua di Solo yang menargetkan lebih dari 1.500 pelaku UMKM dengan memiliki toko digital.

Grab, Emtek dan Bukalapak telah mengumumkan kolaborasi strategisnya pada bulan Juli yang lalu dalam rangka menggabungkan kekuatan superapp Grab dengan portofolio bisnis media, all-commerce, dan content production dari Emtek Group serta keunggulan all-commerce Bukalapak.

Penggabungan kekuatan inti Grab (platform layanan on-demand dan keuangan) dan Emtek Group (bisnis media, e-commerce, dan layanan kesehatan) bersama dengan Pemerintah Pusat dan Daerah, hadir di tengah-tengah masyarakat, di pasar tradisional, merangkul pedagang kecil, pedagang lanjut usia dan penyandang disabilitas, serta menjangkau lebih banyak lagi pelaku usaha yang belum terlayani. Hal tersebut penting dilakukan karena masa depan besar ada di kota kecil.

Smart City sebagai wajah di kota yang ada di masa depan nantinya akan ekstensif yang menargetkan 10.000 UMKM, diselenggarakan secara bertahap hingga kuartal kedua 2022 di Kupang, Solo, Gowa, Malang, Pekanbaru.

Nantinya dalam membentuk Smart city di kota masa depan, dengan berfokus pada tiga prioritas, yakni: Vaksinasi, Adopsi Platform Digital (onboarding ke aplikasi Grab dan Bukalapak) dan Pemberdayaan UMKM melalui pelatihan dan pendampingan untuk pengembangan usaha melalui teknologi digital.

Baca Juga: Grab Melantai di Bursa Nasdaq

Dalam tiga pilar program, Grab, Emtek, dan Bukalapak akan menggabungkan keahlian mereka untuk melatih dan mendampingi UMKM dalam rangka meningkatkan kemampuan UMKM akan siap bergabung dalam ekonomi digital. Cakupan program #KotaMasaDepan Solo terdiri dari:

  • Lebih dari 1.500 pelaku UMKM di Solo ditargetkan onboarding program ke platform Grab dan Bukalapak
  • Promosi dan potongan harga di ekosistem Grab dan Bukalapak
  • 54 UMKM yang terpilih akan mengikuti program akselerator dalam mengelola bisnis yang dimentori oleh Bukalapak dan Grab
  • Serta 3 UMKM terbaik akan mendapatkan publikasi melalui jaringan media Emtek

Salah satu peserta program Akselerator Kota Masa Depan yang telah merasakan manfaat dari program ini adalah Fahmi Rachmanda Putra,pemilik Rachmajaya Woodcraft, mengungkapkan bahwa program program akselerator Kota Masa depan meningkatkan interaksi dengan konsumen di sosial media.

“Banyak pengalaman yang kami dapatkan dalam mengembangkan usaha di program akselerator Kota Masa Depan. Mulai dari pelatihan hingga pendampingan yang diberikan agar kami dapat lebih memaksimalkan teknologi, seperti digital marketing yang bantu meningkatkan interaksi kami dengan konsumen di sosial media. Pelatihan ini diharapkan dapat membantu UMKM lokal agar dapat berinovasi go-digital untuk menjangkau lebih banyak konsumen yang tidak hanya di kota Solo saja melainkan hingga pelosok Indonesia,” ujar Fahmi.

Baca Juga: Pengamat Soroti Kolaborasi Grab dan Emtek

Bersamaan dengan hadirnya #KotaMasaDepan di Solo, Grab juga meluncurkan GrabKitchen di Pasar Gede, sebuah konsep cloud kitchen yang menyatukan UMKM kuliner dalam sebuah fasilitas pusat untuk menjawab permintaan pasar yang belum terpenuhi di wilayah-wilayah tertentu.

Pada kesempatan yang sama, untuk memperkuat ekosistem kendaraan listrik, Grab juga melakukan serah terima sebanyak 400 unit motor listrik yang diperuntukkan bagi para mitra pengemudi GrabBike dan mitra pengantaran Grab di Solo yang diserahkan langsung oleh President of Grab Indonesia, Ridzki Kramadibrata kepada Wali Kota Surakarta, Gibran Rakabuming Raka.