spot_img
BerandaNewsLayanan 5G Indosat Ooredoo Siap Sambangi Kota Makassar

Layanan 5G Indosat Ooredoo Siap Sambangi Kota Makassar

-

Jakarta, Selular.ID – Selama kuartal III-2021, Indosat Ooredoo (ISAT) telah meluncurkan layanan 5G komersial di Jakarta dan Surabaya, menyusul peluncuran pertama 5G di Solo pada Juni 2021.

Dan kini berdasarkan informasi yang disampaikan oleh President Director and CEO Indosat Ooredoo, Ahmad Al-Neama. Bahwa kota selanjutnya yang bakal disambangi 5G Indosat Ooredoo yaitu kota Makassar.

“kita Insyallah, akan meluncurkan layanan 5G di Makassar besok,” ujarnya, dalam ajang ‘5 Years from Now’ Indosat Ooredoo Talk 2021, Kamis (18/11).

Sekedar informasi Indosat Ooredoo Untuk menggelar 5G memanfaatkan pita frekuensi 1,8 GHz (1.800 MHz). Pada frekuensi tersebut, Indosat memiliki total lebar pita 2×22,5 MHz, di mana 20 MHz digunakan untuk 5G.

Dan tentu frekuensi yang dimiliki akan bertambah lega, ketika upaya mergernya dengan Hutchison 3 Indonesia berjalan mulus. Meskipun ada syarat mengembalikan frekuensi sebesar 2×5 MHz FDD (Frequency Division Duplexing) di spektrum 2,1 GHz (2100 MHz), pengurangan tersebut sama sekali tidak memiliki pengaruh yang berarti bagi Indosat Ooredoo Hutchison (IOH).

Sehingga gabungan pita frekuensi Indosat Ooredoo-Hutchison 3 Indonesia jika langsung digabungkan itu di 1,8 GHz  ada 2×30 MHz, sedangkan di 2,1 GHz  2×30 MHz. Jika dibandingkan XL Axiata pada frekuensi 1,8 GHz yaitu  2×20 MHz, 2,1 GHz memiliki 2×15 MHz. Sedangkan Telkomsel memiliki frekuensi 1,8 GHz  2×22,5 MHz, dan pada 2,1 GHz  2×15 MHz.

 

View this post on Instagram

 

A post shared by Selular.ID (@selularid)

 Dan penjelasan soal ekspansi layanan 5G ke kota Makassar belum tersiar jelas seperti apa rencananya, dan seperti apa use case yang akan Indosat Ooredoo hadirkan nanti.

Namun jika berkaca pada peluncuran 5G di Solo, Indosat Ooredoo mengoptimalkan pengalaman jaringan super cepat itu di tiga kasus penggunaan. Pertama, menghadirkan broadband seluler yang ditingkatkan untuk kualitas video nirkabel yang lebih baik, video game, dan aplikasi seluler intensif data lainnya.

Kedua, melanjutkan visi Kota Pintar & Industri 4.0 di Solo melalui penerapan teknologi pembelajaran mesin (Machine Learning) dan otomatisasi operasi.

Ketiga, ialah menghadirkan edutainment pintar yang menggabungkan kekuatan teknologi Augmented Reality (AR) dan Virtual Reality (VR).

Sedangkan di Jakarta, bentuk kerjasama impelementasi 5G di Ibu Kota melalui peran Indosat Ooredoo juga belum tersiar dengan jelas, kendati demikian untuk kolaborasi dengan pemerintahan kota Jakarta terbuka luas.

Meski pembahasanya belum jauh, implementasi 5G di Jakarta rasanya akan berkutat pada  kota pintar, yang goalnya ialah ada pada peningkatan kualitas hidup masyarakat ibu kota.

Artikel Terbaru