spot_img
BerandaNewsMarket UpdateHonor Pernah Mendapat Tempat di Indonesia

Honor Pernah Mendapat Tempat di Indonesia

-

Jakarta, Selular.ID – Honor turut meramaikan pasar ponsel di Tanah Air beberapa tahun lalu. Sebagai anak perusahaan Huawei kala itu, Honor cukup agresif menghadirkan seri baru dengan harga yang bervariatif, mulai dari Rp1 juta hingga 7 jutaan.

Seperti Honor V10, dengan harga Rp7.2 juta, Honor 10 yang dibandrol Rp6.9 juta, Honor 8X seharga Rp3.9 juta, Honor 10 Lite dijual seharga Rp2.9 juta, Honor 9i dibandrol Rp2.5 juta, Honor 9 Lite dengan harga Rp2.5 juta, dan Honor 7S dengan harga Rp1.5 juta.

Seri-seri tersebut hadir meramaikan penjualan smartphone di pasar ponsel pada 2018 hingga 2019. Namun, dari beberapa seri yang diluncurkan Honor, hanya beberapa seri yang penjualannya cukup terlihat, Artinya seri-seri itu mendapat respon cukup positif, baik di penjualan online, maunpun offline.

Honor 9 Lite 
Honor mengklaim memecahkan rekor di platform Shopee selama penjualan flash sale kedua, Honor 9 Lite terjual habis dalam 30 menit, pada penjualan flash sale pertama di Indonesia, Honor 9 Lite telah habis terjual hanya dalam 1 menit.

Untuk menghasilkan dan mendistribusikan produknya, Honor mengaku pabrik manufaktur lokal Honor telah bekerja keras sepanjang waktu untuk memberikan dukungan teknis terbaik.

James Yang, Presiden Honor Indonesia menyampiakan, di putaran kedua produk Honor ke Indonesia telah terjual habis dan itu hanya dalam waktu satu bulan sejak pertama kali masuk secara resmi pada pasar Indonesia. Bahkan dari pantauan di pusat penjualan ponsel ITC Roxy Mas kala itu, Honor 9 lite penjualannya bersaing dengan Xiaomi Note 5.

Menurut pedagang, dengan pilihan RAM 3/32GB, Note 5 dibandrol Rp2.5 juta, dan Note 5 masih satu kamera, sementara Honor 9 Lite tampil dengan empat kamera, sehingga pembeli lebih pilih Honor 9 Lite. Perbandingannya, Jika dua hari Honor 9 Lite dibeli customer, Xiaomi Note 5 belum tentu.

Seperti diketahui Honor 9 Lite dibekali dengan kamera 12MP + 2MP dual lensa dan dilengkapi dengan kaca 2.5 D yang dirancang dengan efek mirror-like dan 5,65 inci edge-to-edge FullView HD Display.

Sektor pencitraan jadi keunggulan selanjutnya yang jadi daya tarik Honor 9 Lite. Ketika kebanyakan smartphone berlomba-lomba menawarkan fitur kamera ganda, perangkat ini dipastikan menyodorkan teknologi yang setingkat lebih advance. Pasalnya Honor 9 Lite menghadirkan empat kamera sekaligus, baik sebagai kamera utama maupun kamera depan.

Honor memadukan kemampuan 13 MP dan 2 MP di kedua kamera gandanya tersebut, yang membuat hasil foto bakal makin menarik berkat hadirnya efek bokeh ciamik. Ditambah lagi, Honor 9 Lite juga dibekali fitur Beutify yang bisa bikin foto selfie kamu makin memikat.Seakan melengkapi dua keunggulan di atas, Honor turut membekali 9 Lite dengan jeroan yang tak kalah menarik. Perangkat ini hadir dengan prosesor octa core Kirin 659 bikinan Huawei yang menawarkan kecepatan hingga 2,36 GHz. Dipadukan besaran RAM yang berada di angka 3 GB dan memori internal berkapasitas 32 GB.

Honor 7s

Honor 7S
Selain Honor 9 Lite, Honor 7S  penjualannya pun cukup mendulang sukses, dengan harga di bawah Rp2 jutaan, 7S menjadi pilihan pembeli yang ingin mencari ponsel murah. Di pasar ponsel tiga tahun lalu, sejumlah pedagang ponsel di ITC Roxy Mas, Jakarta Pusat mampu menjual minimal 1 unit Honor 7S.

Begitupun di penjualan online, dalam flash sale pertama penjualan Honor 7S, Honor 7S tersebut langsung ludes terjual dalam waktu 25 menit. Ponsel yang dijual di pasaran seharga Rp1.599.000, menampilkan fullview display 5,45 inci dengan rasio 18:9 menjadikan ponsel ini sangat nyaman jika digenggam hanya dengan satu tangan.

Selain itu, Honor 7S memiliki kemampuan menghasilkan volume suara yang lebih kuat serta dilengkapi dual kamera 13MP dan 5MP serta LED-flash. Ponsel ini juga diperkuat dengan kapasitas baterai yang besar, yaitu 3020 mAh. Serta dual slot SIM card dan micro-SD yang mampu menyimpan data hingga 256GB.

Nasib Honor

Jika Honor kembali ke Tanah Air
Sayangnya, momentum pertumbuhan Honor di Indonesia terhenti, pasca pemberlakuan sanski Amerika Serikat terhadap Huawei pada 2019. Sejak akhir 2019, vendor tak lagi meluncurkan smartphone terbaru karena perusahaan-perusahaan AS tak lagi leluasa memasok beragam komponen seperti sebelumnya.

Kini, setelah penjualan kepada konsorsium baru, Honor kembali bertekad melanjutkan kiprahnya yang sempat terhenti, baik di pasar China maupun manca negara. Meski menargetkan come back di pasar global, sejauh ini belum ada tanda-tanda bahwa Honor kembali menjual produknya di Indonesia.

Namun dengan popularitas yang pernah diraih, bukan tidak mungkin suatu saat nanti merek Honor akan kembali menyambangi konsumen di Tanah Air dan merilis smartphone yang sesuai dengan kebutuhan pangsa pasar Indonesia. Dengan catatan, Honor harus mampu membaca peluang, dan bisa mengambil contoh kesuksesan penjualan Honor 9 Lite dan Honor 7S.

spot_img

Artikel Terbaru