spot_img
BerandaGamesFortnite Menambahkan Karakter Bad Boys Will Smith, Mike Lowrey

Fortnite Menambahkan Karakter Bad Boys Will Smith, Mike Lowrey

-

Jakarta, Selular.ID – Fornite telah menambahkan karakter Mike Lowrey, Will Smith dari film Bad Boys ke Item Shop battle royale. Epic Games mengumumkan crossover Bad Boys x Fortnite dalam sebuah posting blog pada hari Sabtu beberapa hari lalu, pengembang mengungkapkan bahwa sedikit dari Miami South Beach akan datang ke permainan melalui detektif Mike Lowrey.

Pakaian Mike Lowrey dapat dibeli di item shop Fortnite, termasuk Duffle Back Bling Detektif. Perangkat Loose Cannon juga dilengkapi dengan beliung lowrey dual-wielding yang dikenal sebagai Loose Cannon Cutters.

Sayangnya, Epic Games hanya menghadirkan karakter Mike Lowrey. Mereka tidak menyertakan rekannya, Marcus Burnett, yang diperankan oleh Martin Lawrence.
Penambahan karakter Lowrey mungkin bisa menarik bagi penggemar Will Smith dan Bad Boys. Namun, karakter ini dinilai tidak cocok dengan Season 7 yang digelar Fortnite saat ini.

Sebab, season tersebut saat ini memiliki tema alien beserta invasinya. Sementara karakter Lowrey tidak bertarung melawan makhluk luar angkasa tersebut. Jika mau disesuaikan dengan tema, karakter yang paling masuk adalah Agen J dari film Men in Black, yang juga diperankan oleh Will Smith. Meski demikian, ini tetap menjadi hal baik untuk para penggemar Will Smith yang bermain Fortnite.

Pengembang sepertinya kian memberikan terobosan dan ornamen baru di Fortnite. Sebelumnya Fortnite resmi mengumumkan mode permainan terbarunya yaitu mode Impostor. Tetapi mode ini mendapatkan beragam komentar, salah satunya mode Impostor game Fortnite tersebut memiliki banyak kesamaan dengan game Among Us.

Mengusung tagline ‘Trust nobody’, Fortnite Impostors ini adalah mode permainan high-fidelity yang menyatukan sepuluh pemain dalam satu pertandingan.
Sepuluh pemain ini terbagi dalam dua tim yang terdiri dari delapan agen dan dua impostor. Semua pemain akan ditempatkan dalam peta baru yang dikenal The Bridge. Sama seperti Among US, delapan agen ini bekerja sama untuk menjaga situasi di The Bridge sembari mencari siapa impostor di antara mereka.

Baca juga :  Game Genshin Impact 120 Fps Sudah Bisa Dimainkan di Smartphone

Sepanjang permainan, para agen memiliki sejumlah tugas unik yang harus diselesaikan.
Sebaliknya, impostor bertugas untuk menyingkirkan para agen tanpa ketahuan.
Impostor juga dibekali beberapa kemampuan unik seperti mematikan sementara tugas, memindahkan posisi, hingga mengubah tampilan agen dan impostor menjadi peely.
Ada juga meeting atau diskusi kelompok seperti yang muncul di Among Us, di mana pemain dapat menentukan siapa dari mereka yang ternyata adalah impostor.

Baca juga :  Apple Siapkan Konsol Game Saingi Nintendo Switch

Baca Juga:Karakter Loki Akan Hadir di Fortnite Juli Ini

Disebutkan Windows Central, Innersloth tentunya sangat kecewa terhadap pihak Epic Games karena hadirnya mode teranyarnya tersebut. Victoria Tran, selaku Community Director Innersloth menyebutkan bahwa dirinya kecewa bahwa Epic Games tidak menggandeng Innersloth untuk kolaborasi. Innersloth merasa bahwa mereka yang terlebih dahulu membawa gameplay seperti itu di dunia game.

Di sisi lain, Innersloth selaku pengembang game Among Us mengaku tidak bekerja sama dengan Epic Games untuk mengembangkan mode Fortnite Impostors.
Selain itu, Adriel Wallick, selaku programmer di Innersloth merasa bahwa pengembang game besar seperti Epic Games, tidak mempedulikan pengembang game indie seperti Innersloth. Bahkan mereka berdua juga sedikit menyinggung penggunaan istilah “Impostor” sebagai penamaan mode teranyar Fortnite. Keduanya beranggapan walaupun genre seperti Among Us sudah ada sebelumnya, namun penamaan Impostor diakui bahwa Innersloth-lah yang mempopulerkannya.

spot_img

Artikel Terbaru