BerandaNewsE-CommerceBiaya Pendidikan lewat Tokopedia Disebut Melonjak Hampir Tiga Kali Lipat

Biaya Pendidikan lewat Tokopedia Disebut Melonjak Hampir Tiga Kali Lipat

-

Jakarta, Selular.ID – E-commerce kini tak hanya diandalkan untuk berbelanja online, aplikasi belanja online ini merambah ke fungsi lain, salah satunya adalah biaya pendidikan, seperti iuran Sumbangan Pembinaan Pendidikan (SPP), dan Uang Kuliah Tunggal (UKT).

Jonathan Tricahyo, Singular Senior Lead Tokopedia, menuturkan, pandemi membuat transaksi online semakin diandalkan, termasuk dalam membayar biaya pendidikan. Dikatakan Jonathan, memasuki periode pembayaran kuliah pada Juli-Agustus 2021, nilai transaksi pembayaran biaya pendidikan melalui Tokopedia meningkat hampir 3x lipat dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu.

Meskipun enggan merinci, namun hal ini menunjukan sistem pembayaran pendidikan yang tersedia di Tokopedia, disebut-sebut lebih praktis. Pengguna dapat membayarkan dari rumah secara aman, mudah dan terpercaya.

Kini, Tokopedia telah bekerja sama dengan lebih dari 600 institusi pendidikan yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia. Diantaranya perguruan tinggi seperti Universitas Telkom, Universitas Negeri Malang serta ESMOD Jakarta, PAUD, TK, SD, SMP, SMA, Pondok Pesantren, homeschooling, berbagai lembaga kursus, hingga pendidikan vokasi.

Ke depannya, Tokopedia akan terus membuka peluang kolaborasi dengan lebih banyak lagi institusi pendidikan di Indonesia.

Masyarakat dapat mengakses layanan Biaya Pendidikan melalui aplikasi Tokopedia maupun situs. Layanan tersebut dilengkapi dengan lebih dari 50 metode pembayaran, sistem yang terpercaya dan tersedia online 24 jam. Masyarakat juga bisa memanfaatkan promo cashback hingga Rp150.000 dengan kode promo Hemat Pendidikan, sampai dengan 10 September 2021.

Baca juga :  Pendapatan Bukalapak Tumbuh 37 Persen, Tapi Harga Saham Makin Anjlok

Baca Juga:Menjadi Nomor 1, Sempat Tak Ada Pencari Kerja Datang ke Tokopedia

Di sisi lain, Tokopedia juga gencar berkolaborasi dengan berbagai mitra strategis, contohnya lewat kolaborasi Tokopedia Belajar dengan program Online Scholarship Competition (OSC) yang diharapkan dapat memberikan kemudahan beasiswa bagi anak-anak Indonesia berprestasi untuk bisa meneruskan pendidikan hingga ke jenjang S1 dan S2 (untuk usia di bawah 25 tahun) di universitas favorit pilihannya.

Baca juga :  Pendapatan Bukalapak Tumbuh 37 Persen, Tapi Harga Saham Makin Anjlok

“Tokopedia berharap agar bisa terus mendukung tak hanya pemerataan ekonomi nasional secara digital, tetapi juga peningkatan kualitas sumber daya manusia demi terciptanya talenta berbakat yang dapat terus berkarya untuk bangsa,” tutup Jonathan.

 

 

Artikel Terbaru