Saturday, August 15, 2020
       
Home News Social Media Tinder Uji Coba Fitur Video Chat di Indonesia

Tinder Uji Coba Fitur Video Chat di Indonesia

-

Jakarta, Selular.ID – Sepertinya Tinder memikirkan cara bagaimana agar para pengguna tetap bisa berkenalan satu sama lain dengan lebih baik. Perusahaan memberikan kesempatan kepada para pengguna untuk mencoba fitur in-app video.

Hari ini, Tinder mulai memberikan kesempatan ke beberapa pengguna di Amerika Serikat, Brasil, Australia, Spanyol, Italia, Prancis, Peru, Chili, Vietnam, Korea, Taiwan, Thailand, termasuk Indonesia, untuk mencoba fitur Face to Face Video Chat yang terdapat di aplikasi Tinder.

Tim Tinder mengatakan, ketika fitur Face to Face Video Chat dikembangkan dan dibuat oleh tim Trust and Safety, yaitu mengenai keamanan pengguna. Tinder memprioritaskan keamanan pengguna dalam segala hal yang dilakukannya.

“Kami mengerti kekhawatiran para pengguna ketika mereka bergabung di aplikasi Tinder, lalu berkenalan dan bertemu dengan orang baru. Mereka membutuhkan sebuah hal yang dapat dikendalikan sesuai dengan kenyamanan mereka. Jadi, Tinder menciptakan fitur ini dengan mempertimbangkan beberapa hal yang kami anggap bijak sehingga fitur Face to Face Video Chat kami berbeda dengan video chat umumnya,” kata Rory Kozoll, Head of Trust and Safety Product at Tinder.

“Ketika menggunakan fitur ini, pengguna Tinder tidak perlu khawatir jika ada panggilan yang tidak diinginkan,” tambahnya.

Berikut bagaimana Tinder mendesain 1:1 video calls, dengan memprioritaskan kontrol dan kenyamanan pengguna:

  • Tinder memberikan hak kendali kepada pengguna untuk melakukan video call: Tinder adalah yang pertama yang membuat aturan untuk hanya bisa mengobrol ketika mereka menyukai satu sama lain. Sama halnya dengan fitur video call ini, video call tersedia jika ada kesepakatan dari dua orang yang sudah match dan sudah terjadi komunikasi. Setelah mereka menemukan ketertarikan yang lebih lanjut dan sudah sepakat untuk melakukan Face to Face video call, silakan ketuk ikon video. Fitur ini tidak akan diaktifkan, sampai dari masing-masing individu mengaktifkan fitur ini. Pengguna tidak perlu khawatir, pengguna lain tidak akan langsung tahu saat Anda mengaktifkannya.
  • Dapat dinonaktifkan kapan saja: Seperti saat mengaktifkan toggle video call, pengguna pun dapat keluar kapan saja. Jika pengguna sedang tidak ingin melakukan video chat hari ini, maka tidak masalah.
  • Peraturannya: Setelah Face to Face video call diaktifkan, semua pengguna harus setuju terhadap peraturan Tinder sehingga obrolan bisa dimulai dengan niat dan keinginan yang baik dan benar.

○ Tetap sopan: tidak menampilkan konten seksual atau pornografi

○ Tetap aman dan ramah: tidak melakukan pelecehan, ujaran kebencian, kekerasan, atau aktivitas ilegal lainnya

○ Tetap sesuai usia: tidak melibatkan anak dibawah umur 17 tahun

  • Dapat melihat langsung match Anda: Tak seorang pun harus merasa terpojok saat ingin tahu lebih lanjut tentang match mereka. Percakapan bersifat dua arah, dan lebih baik jika para pengguna memutuskan bersama (50/50). Hal ini membantu para pengguna untuk menunjukan wajah terbaik mereka dengan calon pasangan.
  • Testimoni pengalaman pengguna: Setelah panggilan selesai, Tinder akan bertanya bagaimana pengalaman para pengguna ketika menggunakan fitur video call. Ingat: setiap pengguna dapat mengirimkan laporan ke tim kapan saja setelah panggilan selesai.

“Kami sangat menantikan apa yang bisa kami pelajari dari masa percobaan ini. Stay tuned untuk update fitur video call ini di beberapa minggu mendatang, saat kami terus mengembangkannya dan membawanya kepada pengguna di seluruh dunia,” pungkas Rory.

Upcoming Event

Upcoming Event

Latest