Wednesday, June 3, 2020
Home News Telco Belanja Industri Telekomunikasi Global Menurun Hampir 1% Pada 2020

Belanja Industri Telekomunikasi Global Menurun Hampir 1% Pada 2020

-

Jakarta, Selular.ID – Pengeluaran industri telekomunikasi diperkirakan menurun sebesar 0,8% di 2020 di seluruh dunia bila dibandingkan dengan pertumbuhan 0,5% tahun lalu, menurut temuan IDC Maret 2020.

“Operator akan terus berinvestasi dalam penyebaran jaringan 5G di banyak negara, sementara kebijakan penguncian (lockdown) telah meningkatkan permintaan untuk layanan fixed broadband dalam jangka pendek,” kata laporan IDC itu.

Perlambatan ekonomi diperkirakan akan menempatkan ‘tekanan makro’ pada pengeluaran konsumen, termasuk peningkatan ke kontrak selular 5G, pada paruh kedua 2020. Namun dampak keseluruhan pada pengeluaran telekomunikasi akan moderat dibandingkan dengan pasar TIK lainnya.

Lebih jauh IDC menyebutkan, pengeluaran infrastruktur TI diproyeksikan tumbuh sekitar 4% menjadi $ 437 miliar setelah pembelanjaan oleh penyedia layanan untuk ketahanan, di samping meningkatnya permintaan perusahaan untuk layanan cloud.

Sedangkan, pengeluaran TIK, yang meliputi telekomunikasi dan layanan bisnis, akan turun 3,4% tahun ini menjadi lebih dari $ 4 triliun dengan pengeluaran telekomunikasi turun sebesar 0,8%.

“Tidak dapat dihindari, resesi ekonomi utama, terutama di Q2, akan diterjemahkan ke dalam beberapa pengurangan jangka pendek besar dalam pengeluaran TI oleh perusahaan-perusahaan dan industri yang terkena dampak langsung,” kata Stephen Minton, Vice President Customer Insights & Analysis IDC.

“Di mana ada pertumbuhan, sebagian besar berada di cloud (awan),” imbuh Minton.

Laporan itu mengatakan pengeluaran cloud akan terus membukukan pertumbuhan moderat, karena bisnis terus mendanai penyebaran cloud yang ada. Beberapa bisnis mungkin memanfaatkan sisa tahun ini untuk mempercepat proyek cloud sebagai cara untuk mengendalikan biaya dan menunda pusat data dan peningkatan aplikasi.

“Keseluruhan pengeluaran perangkat lunak sekarang diperkirakan menurun karena bisnis menunda proyek baru dan peluncuran aplikasi, sementara ada hubungan mendasar antara pekerjaan dan pengeluaran untuk hal-hal seperti lisensi perangkat lunak dan jaringan kampus,” ujar Minton.

Dia menambahkan bahwa laporan itu menemukan bahwa pengadopsi awal cloud dan teknologi digital lainnya paling siap untuk menghadapi tantangan dan menambahkan bahwa pengadopsi ini menghadapi paling sedikit gangguan dari perspektif operasional.

TERBARU

Sony Tunda Acara PS5

Jakarta, Selular.ID - Usai mengumumkan bakal menggelar acara PS5  pada 5 Juni, kini Sony...

Epic Game Gratiskan Sludge Life Selama Setahun

Jakarta, Selular.ID – Setelah sebelumnya Epic Game bagi-bagi gratis game GTA V, Civilization VI,...

LG Velvet Tersedia di Pasar Eropa

Jakarta, Selular.ID - Setelah beberapa kali merilis video promosi, LG Velvet akahirnya diluncurkan di...

Latest