OLX Gagas Penggalangan Dana untuk Fasilitas Kesehatan di Jakarta

Jakarta, Selular.ID – OLX Indonesia dan BeliMobilGue.co.id bekerja-sama menggalang dana di platform BenihBaik, platform digital yang memfasilitasi kegiatan pengumpulan dana masyarakat secara sukarela (filantropi) agar dapat membantu sesama untuk memenuhi kebutuhan dasar.

Ichmeralda Rachman, Direktur Marketing, OLX Indonesia, mengatakan
penggalangan dana ini berlangsung selama 3 (tiga) bulan dimulai tanggal 9 April 2020. Dana yang terkumpul selama masa penggalangan dana akan diserahkan dalam bentuk Alat Perlindungan Diri (APD) dan kebutuhan alat medis lain ke beberapa fasilitas kesehatan di Jakarta.

“Melalui jaringan dan basis data pengguna yang luas, berharap bisa berkontribusi dengan mengajak masyarakat turut berpartisipasi dalam penggalangan dana ini. Hasil dari penggalangan dana ini nantinya digunakan untuk membantu para tenaga kesehatan, tidak hanya di Rumah Sakit rujukan tetapi juga fasilitas kesehatan non-rujukan”ujar Ichmeralda.

Ratri Anindyajati pada platform BenihBaik menuturkan, kampanye ini didasari oleh pengalamannya sebagai penyintas Covid-19 yang telah dinyatakan sembuh.

Menurut Ratri, saat wabah ini semakin merebak, ternyata berbagai RS dan tenaga kesehatan tidak memiliki kelengkapan perlindungan diri. Sehingga penggalangan dana sangat membantu di situasi saat ini.

Johnny Widodo, CEO, BeliMobilGue.co.id menyatakan ebagai bagian dari OLX, kami berharap kolaborasi #OLXdanBMGlawancorona dapat bermanfaat bagi para penerima bantuan. Ini merupakan komitmen kami bagi masyarakat Indonesia.

Dalam penyalurannya, bantuan ini akan diserahkan ke fasilitas kesehatan yang memiliki urgensi untuk mendapatkan APD, masker, sanitizer dan alat kesehatan lain untuk melawan Covid-19.

Baca Juga :OLX: 70% Jual Beli Barang Tak Terpakai

Berdasarkan data yang ada hingga saat ini, jumlah pasien positif Covid-19 telah mencapai angka 4.839. Pemerintah juga telah menambah jumlah rumah sakit dan ruang karantina bagi pasien, Pasien Dalam Pengawasan (PDP) dan juga Orang Dalam Pemantauai (ODP).

Berbagai himbauan juga dilakukan pemerintah untuk menekan jumlah pasien dan mencegah penyebaran virus lebih jauh. Akan tetapi, bantuan tetap diperlukan untuk para tenaga kesehatan karena mereka bekerja di tempat dengan potensi penularan virus yang tinggi.