Friday, October 18, 2019
Home News E-Commerce GoFood Catatkan 50 Juta Transaksi per Bulan

GoFood Catatkan 50 Juta Transaksi per Bulan

-

Jakarta, Selular.ID – Potensi pertumbuhan industri layanan pesan antar makanan di Indonesia masih cukup luas, seiring urbanisasi dan pertumbuhan kelas menengah di Indonesia.

Kesibukan sehari-hari di luar rumah menjadikan minim kesempatan untuk menyiapkan makanan dan masak dirumah, alternatifnya adalah layanan pesan antar makanan, seperti GoFood.

Layanan pesan antar ini disebut-sebut mampu mencatatkan transaksi meningkat dua kali lipat, mencapai lebih dari 50 juta transaksi di seluruh Asia Tenggara setiap bulannya.

Catherine Hindra Sutjahyo, Chief Food Officer Gojek Grup, mengatakan 84 persen masyarakat yang menggunakan lebih dari satu aplikasi pesan-antar makanan menganggap GoFood menawarkan layanan pesan-antar makanan terbaik di Indonesia, jauh lebih tinggi dibandingkan dengan rata-rata industri 39 persen.

“Pencapaian ini merupakan bukti nyata kepercayaan dan loyalitas konsumen terhadap inovasi teknologi dan inisiatif yang terus dihadirkan GoFood selama empat tahun terakhir. Kami terus menjadi pemimpin pasar di layanan food-delivery dengan pangsa pasar 75% di Indonesia,” ujar Catherine, di Jakarta (19/09/19).

Kepercayaan konsumen urban terhadap GoFood juga dibuktikan oleh beberapa temuan Nielsen di konsumen yang menggunakan lebih dari satu aplikasi, yang mana GoFood dinilai oleh konsumen melebihi rata-rata industri, sebagai berikut:

Aplikasi GoFood dianggap user friendly dan mudah digunakan oleh 84 persen konsumen urban. Mitra driver Gojek juga dinilai ramah, sopan dan informatif oleh 82 persen konsumen urban.

Selain itu, di sisi mitra merchant, Catherine menyatakan GoFood juga terus berinovasi supaya merchant bisa menawarkan lebih banyak pilihan, mempromosikan menu hingga mengatur operasional mereka.

β€œInovasi terbaru kami di sisi merchant adalah aplikasi pengelolaan restoran khusus mitra merchant, GoBiz, di mana mereka bisa mengakses data untuk membantu menganalisis performa bisnis dari waktu ke waktu hingga mengelola operasional sehari-hari,” kata Catherine lagi.

Dia menambahkan, teknologi ini juga telah terbukti meningkatkan pendapatan rata-rata merchant hingga 3.5 kali. Saat ini, di GoFood telah ada lebih dari 400 ribu merchant, di mana 96 persen mitra merchant GoFood adalah pelaku kuliner yang memulai usahanya dari bisnis kecil dan rumahan.

Sementara Mohammad Rudy Salahuddin, Deputi Bidang Koordinasi Ekonomi Kreatif, Kewirausahaan, dan Daya Saing Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah, Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Republik Indonesia, mengatakan pemerintah menilai bahwa GoFood telah berhasil meledakkan dan merevolusi pola konsumsi di sektor makanan-minuman di Indonesia, baik di sisi konsumen maupun UMKM, dengan menjadi penggerak peningkatan konsumsi rumah tangga dalam sektor makan-minum.

Badan Pusat Statistik telah menyatakan kehadiran layanan seperti GoFood turut meningkatkan pertumbuhan ekonomi pada tahun 2018 ke 5,17 persen dari 5,07 persen di tahun 2017.

Baca Juga :Nielsen: GoFood Dominasi Layanan Pesan Makanan

Pemerintah berharap tumbuhnya industri layanan pesan-antar makanan bisa memberikan ruang inovasi baru bagi pengusaha UMKM di seluruh Indonesia untuk naik kelas dan meningkatkan kapasitas usahanya.

Menurut dia pemerintahan akan terus mendorong realisasi program-program prioritas yang berpihak pada UMKM dan pengembangan sektor ekonomi digital, sehingga lebih banyak UMKM kuliner yang bisa tumbuh bersama platform digital.

Latest