Sunday, November 17, 2019
Home News Market Update Penjualan Terus Merosot, Musim Gugur Sony Terus Berlanjut

Penjualan Terus Merosot, Musim Gugur Sony Terus Berlanjut

-

Jakarta, Selular.ID – Sony terpaksa menurunkan prospek penjualan untuk smartphone, karena pendapatan di divisi Produk & Solusi Elektronik tercatat merosot di Q1-2019.

Dalam laporan pendapatannya untuk kuartal yang berakhir 30 Juni 2019, Sony mengatakan hanya akan menjual 4 juta smartphone di FY19, turun dari perkiraan yang ditetapkan pada April lalu sebelumnya sebesar 5 juta.

Penghasilan dalam unit Produk Elektronik, yang meliputi smartphone dan elektronik konsumen tercatat turun sebesar 15%, hanya mencapai JPY84 miliar (US$ 776 juta).

Selain smartphone, perusahaan juga memangkas prospek pendapatan setahun penuh untuk konsol game PlayStation 4, menyusul penurunan penjualan Q1 fiskal.

Target penjualannya untuk tahun yang berakhir Maret 2020 mendayang, juga dipangkas menjadi JPY8,6 triliun, JPY200 miliar lebih rendah dari perkiraan pada bulan April. Prediksi laba JPY810 miliar tidak berubah.

Di tingkat grup, Sony melaporkan penurunan pendapatan 1,9% menjadi JPY1,9 triliun pada Q1, dan pada gilirannya laba bersih terpangkas hingga 33% menjadi JPY152 miliar.

Dengan kinerja yang terus menurun, tak dapat dipungkiri, Sony kini tengah mengalami jalan terjal. Agresifitas para pesaing, telah membuat raksasa Jepang kehilangan market share yang signifikan.

Sony bahkan tidak mengimbangi mampu vendor-vendor China yang semakin agresif. Padahal merek-merek China seperti Oppo, Vivo, Huawei, Xiaomi, baru hadir di pasar belum terlalu lama, 5-10 tahun lalu.

Bandingkan dengan Sony yang sudah menjadi nama besar di industri elektronik dunia. Bahkan di masa jayanya, saat masih menyandang nama Sony Ericsson, vendor pernah menguasai 9% market share global pada 2007.

Sebelumnya di sepanjang 2018, Sony memperkirakan dapat menjual 10 juta smartphone. Beberapa bulan kemudian, perusahaan merevisi angkanya menjadi 9 juta dan kemudian 7 juta.

Pada Januari 2019, perusahaan kembali merevisi, turun menjadi 6,5 juta.Dan ternyata itulah angka sebenarnya seluruh smartphone yang dikirimkan Sony selama periode 12 bulan.

Angka itu sangat jauh dari hampir 40 juta smartphone yang dijual Sony pada tahun 2014. Pencapaian itu terlihat semakin buruk ketika dipecah per kuartal.

Antara Maret dan Juni 2018, perusahaan mengirimkan 2 juta unit, yang kemudian turun menjadi hanya 1,6 juta pada bulan-bulan menjelang Oktober.

Peluncuran Xperia XZ3 dan musim Natal 2018, sempat memberikan sedikit dorongan untuk bisnis smartphone Sony selama bulan-bulan terakhir 2018, tetapi faktanya perusahaan masih hanya mengirimkan 1,8 juta unit.

Melihat ke masa depan, Sony memperkirakan penjualan smartphone hanya berkisar 5 juta unit antara sekarang sampai Maret 2020.

Namun, seperti telah diulas di atas, lagi-lagi Sony terpaksa memangkas target penjualan, menjadi hanya 4 juta unit.

Dengan kondisi yang terus tertekan, Sony menyadari bahwa profitabilitas dari bisnis smartphone yang mereka geluti tak lagi sama dibandingkan saat masih berjaya. Sony bahkan meyakini, bisnis ini mungkin tidak akan sepenuhnya menguntungkan hingga Maret 2021.

Latest