Thursday, June 20, 2019
Home Review Smartphone & Gadget Terlengkap Review Huawei P30 Lite: Ekonomis, Kepuasan Ngga Minimalis

Review Huawei P30 Lite: Ekonomis, Kepuasan Ngga Minimalis

-

Jakarta, Selular.ID –  Di jajaran smartphone P30 series-nya, Huawei menyediakan satu smartphone versi murahnya yakni P30 Lite.

Seperti sudah diinformasikan sebelumnya, Huawei P30 Lite hadir dengan nama berbeda di beberapa Negara. Versi global menggunakan nama P30 Lite. Sedangkan di Cina akan menggunakan nama Nova 4e.

Seperti namanya yang menyematkan kata Lite, perangkat ini memiliki spesifikasi yang lebih sederhana dari seri P30 lainnya.

Perbedaan signifikan dari ketiga seri P30 ini adalah Huawei P30 Lite meski masuk dalam jajaran seri P tidak dibekali oleh kamera Leica. Meski demikian, Huawei P30 Lite mengedepankan kamera dan performa sebagai fitur andalannya.

Huawei P30 Lite disematkan teknologi AI dan fitur GPU Turbo juga masih hadir di smartphone ini.

Desain

Huawei P30 Lite memiliki tampilan yang sangat mirip dengan seri Nova, terlebih dengan tidak adanya tulisan Leica yang biasanya melekat di dekat kamera seri P.

Ponsel ini tampil cukup kokoh dan elegan berkat balutan material kaca berwarna Midnight Black. Huawei P30 Lite memiliki dimensi 152.9 x 72.7 x 7.4 mm dan bobot 159 g.

Ketika digenggam, smartphone ini cukup nyaman dan tidak terlalu berat. Sudut lengkung di sisinya menambah kenyamanan saat digenggam.

Kekurangan yang cukup mengganggu dari desain smartphone ini menurut saya adalah jejak tangan mudah sekali tertinggal sehingga smartphone menjadi terlihat mudah kotor.

Jika dua seri lainnya menggunakan layar OLED, Huawei P30 Lite dibekali layar IPS LCD berukuran 6,15 inci beresolusi 2312 x 1080 pixel. Diatas layar terdapat notch waterdrop sebagai wadah kamera selfie beresolusi 32MP dan speaker receiver.

Sama seperti seri P30, Huawei P30 Lite juga tidak mempunyai layar melengkung seperti di seri P30 Pro.

Di bagian belakang terdapat tiga kamera yang tersusun secara vertical di sisi kiri beserta LED flash berada di bawah susunan kamera. Di sebelah kamera juga terdapat bulatan pemindai sidik jari.

Di sisi kanan dijumpai tombol volume up dan down serta tombol power. Sementara di sisi kirinya polos tidak terdapat apa-apa.

MicroUSB 2.0, sebuah speaker, jack audio 3,5mm, lubang mic terpatri di bagian bawah. Sementara di bagian atas terdapat slot untuk 2 SIM Card dimana yang satu berfungsi hybrid sebagai slot SD Card.

Hardware dan Performa

Untuk menunjang kinerja smartphne ini Huawei membenamkan chipset Kirin 710 dengan prosesor Octa-core dan GPU Mali-G51 MP4. Penyimpanannya ditunjang RAM 6GB, ROM 128GB dan slot MicroSD hingga 512GB.

Dukungan teknologi GPU Turbo berbasis AI mampu memberikan performa maksimal terutama saat bermain game. Selain performa optimal, teknologi GPU Turbo mampu membuat daya tahan baterai lebih hemat.

Uji performanya, saya melakukan sejumlah tes seperti tes benchmark, bermain game, menonton video dan film serta mendengarkan musik. Aplikasi Benchmark yang digunakan adalah AnTuTu dan Geekbench 4.

Dalam pengukuran tersebut, aplikasi AnTuTu mencatat skor 129435 

Hasil AnTuTu Huawei P30 Lite
Hasil Benchmark menggunakan AnTuTu

Sedangkan Geekbench 4 menunjukkan angka 1512 untuk single core dan 5300 untuk multi core.

Hasil tes menggunakan Geekbench 4

Untuk dayanya, smartphone ini ditopang baterai berkapasitas 3340mAh.

UI dan Fitur

Untuk pengoperasiannya, Huawei P30 Lite berjalan dengan sistem operasi Android 9.0 Pie berbalut tampilan EMUI 9.0.

Sama seperti seri P30 lainnya, Huawei P30 Lite menawarkan beberapa pilihan aplikasi untuk kebutuhan transfer data seperti Huawei Share dan Phone Clone. Yang membedakan, seri P30 Lite ini tidak menyediakan fitur NFC. Hal ini dapat dimaklumi mengingat Huawei P30 Lite adalah versi terjangkau. 

Untuk keamanan perangkat, tidak ada yang berbeda dari perangkat ini dengan seri P30 lainnya. Fingerprint, Face Recognition masih tersemat di Huawei P30 Lite. Hanya saja pemindai sidik jari (fingerprint) pada perangkat ini tidak berupa in screen melainkan diletakkan di bagian belakang smartphone.  

Pemindai sidik jari di Huawei P30 Lite berfungsi dengan baik dan hanya membutuhkan waktu 0,25 detik untuk mengenalinya. Dalam kondisi jari basah fitur ini juga masih mampu bekerja.

Pengenal wajah juga dapat berfungsi dengan sudut kemiringan 45 derajat baik sisi kanan –  kiri maupun atas – bawah wajah. Pada saat perekaman wajah saya menggunakan kacamata, ketika kacamata dilepas sensor masih dapat mengenali.

Kamera

Smartphone ini disematkan tiga kamera utama beresolusi 24MP, 8MP dan 2MP. Kamera utama dan selfie Huawei P30 Lite didukung teknologi AI yang mampu mengenali objek dan menyesuaikannya dengan skenario yang ada sehingga hasil foto bisa lebih maksimal.

Meski tidak menyandang kamera besutan Leica secara umum foto yang dihasilkan Huawei P30 Lite cukup bisa diandalkan bagi yang membutuhkannya untuk berbagi di media sosial. Foto bokehnya pun cukup rapih. 

Mode pengambilan gambar di perangkat ini juga sama dengan seri P30 lainnya kecuali tidak adanya mode apperture. Meski tidak ada mode apperture, Huawei P30 Lite masih mampu menghasilkan foto bokeh dengan mengaktifkan fitur AI dimode photo atau bisa juga menggunakan mode portrait.

Perangkat ini tidak support untuk pengambilan gambar dengan ekstreme zoom. Huawei P30 Lite hanya mampu melakukan 6x Zoom.

Huawei P30 Lite juga menyediakan pengambilan gambar dengan lensa wide sehingga dapat menangkap gambar dengan sudut yang lebih lapang.

Untuk pengambilan swa foto, Huawei P30 Lite menyematkan kamera 32MP yang berada di notch waterdrop. 

Kesimpulan

Untuk pengguna yang memiliki budget terbatas tetapi ingin memiliki smartphone seri P milik Huawei, versi P30 Lite ini layak untuk dimiliki. Hanya saja jangan berharap mendapatkan sensai kemewahan seperti yang ditawarkan dua seri lainnya yakni Huawei P30 apalagi Huawei P30 Pro. Namun kemampuan fotografi perangkat ini bisa diacungkan jempol untuk smartphone di kelasnya.

 

Latest