Wednesday, July 17, 2019
Home Apps Ditemukan Celah Keamanan Baru di Internet Explorer

Ditemukan Celah Keamanan Baru di Internet Explorer

-

Jakarta, Selular.ID – Peneliti keamanan John Page baru saja menunjukkan adanya celah keamanan baru yang ada di peramban tersebut. Celah keamanan itu memanfaatkan MHT file, yang merupakan format yang Internet Explorer yang digunakan ketika menyimpan halaman situs.

Seperti dilaporkan Slashgear, melalui celah ini, hacker tidak hanya bisa memata-matai para pengguna Windows, tapi juga mencuri data yang tersimpan di komputer.

Karena Windows membuka MHT file menggunakan Internet Explorer secara default, celah keamanan ini akan memengaruhi meski pengguna tidak menggunakan Internet Explorer. Tidak hanya itu, celah keamanan ini memengaruhi sistem operasi Windows 7, Windows 10, dan Windows Server 2012 R2.
 
Meskipun sudah seperti itu, disebutkan, Microsoft menolak untuk merilis update untuk menambal celah keamanan ini dengan segera, bahkan setelah Page mengunggah informasi tentang celah yang ada secara detail.
 
Mereka berkata, mereka akan “mempertimbangkan” untuk merilis perbaikan dari celah keamanan ini dalam update biasa.
 
Walau Microsoft tengah mempersiapkan update untuk menambal celah yang ada, itu berarti, jutaan orang rentan diserang jika mereka tidak menonaktifkan Internet Explorer atau mengganti program default yang digunakan untuk membuka file MHT.

Diketahui kendati peramban Internet Explorer buatan Microsoft memang dikenal dengan keamanannya yang menyedihkan, beberapa bisnis diketahui masih mengandalkan Internet Explorer untuk berselancar di dunia maya.

Padahal, Microsoft ingin pengguna berhenti menjelajahi web di Internet Explorer. Hal tersebut diungkapkan Chris Jackson, pakar Cybersecurity Microsoft, menurutnya dia menyarankan bagi yang masih menggunakan Internet Explorer untuk berhenti menggunakan browser web lama itu.

Alasan mengapa pengguna harus beralih, karena banyak pilihan browser yang lebih modern dan mutakhir dengan standar web saat ini.

Menurut dia, banyak pengguna telah pindah ke browser seperti Google Chrome, Firefox atau browser terbaru Microsoft, Edge.

Dikatakan dia, Internet Explorer tidak mendukung standar web baru, dan sementara banyak situs berfungsi dengan baik, pengembang pada umumnya tidak menguji Internet Explorer akhir-akhir ini.

Latest