Thursday, April 25, 2019
Home News Security Nokia Klarifikasi Kontroversi Data Pengguna

Nokia Klarifikasi Kontroversi Data Pengguna

-

Jakarta, Selular.ID – Selang sehari setelah tersebar kabar smartphone Nokia 7 Plus mengirim data pribadi pengguna ke server Cina, HMD Global merespons dengan pernyataan resmi.

Pernyataan itu mengatakan bahwa perusahaan melakukan kesalahan tentang aktivasi pengguna untuk negara lain. Paket software yang salah telah diinstal pada sejumlah handset Nokia 7 Plus.

“Kami ingin menyampaikan bahwa tidak ada informasi pribadi yang dibagikan ke pihak ketiga. Kami sudah menganalisa kasus ini dan menyatakan kami keliru memasukkan paket software untuk aktivasi sejumlah perangkat Nokia 7 Plus yang ditujukan untuk negara lain. Karena kesalahan ini, perangkat mencoba mengirim data aktivasi perangkat ke server pihak ketiga. Namun, data itu tidak pernah diproses dan tidak ada yang bisa diidentifikasi berdasarkan data ini. Kesalahan sudah diperbaiki pada Februari 2019 dengan mengalihkan klien ke negara tujuan yang tepat. Semua perangkat yang terkena dampak sudah menerima pembaruan dan hampir semuanya sudah menginstal.

Mengumpulkan data aktivasi perangkat saat ponsel digunakan pertama kali adalah praktik lumrah di industri untuk memungkinkan produsen mengaktifkan garansi perangkat. HMD Global sangat memperhatikan keamanan dan privasi konsumennya.”

Perusahaan menegaskan tidak ada data sensitif pengguna yang dikirim ke server Cina. Kelalaian ini telah diperbaiki pada Februari 2019.

Namun meskipun semua perangkat yang terkena dampak sudah mendapat pembaruan, masih ada sebagian kecil pengguna yang belum menginstalnya.

Subscribe to Selular Newsletter

Dapatkan berita menarik seputar harga smartphone terbaru dan informasi telekomunikasi Indonesia.

Latest