Jakarta, Selular.ID – Konsep ekonomi berbagi kian meluas. Setelah kehadiran taksi online, ojek online dan sepeda online, sekarang muncul sepeda listrik (ebike) online.

“Konsepnya sedikit berbeda karena kami menyediakan teknologi (software) dan sepeda listriknya (hardware),” kata Howard Yu, Chairman & Co-Founder Migo Ebike, pada peluncuran Migo Ebike di Jakarta, Rabu (5/12/2018).

Migo Ebike merupakan layanan sewa sepeda listrik pertama di Indonesia. Menggunakan baterai, sepeda listrik Migo Ebike bisa digunakan hingga jarak tempuh 40–60 KM dengan kondisi baterai full, tergantung berat badan penyewa.

“Berat maksimal yang mampu ditopang Migo Ebike adalah 100 KG. Kecepatan laju maksimalnya 40KM/jam,” papar Alice, Operation Manager Migo Ebike.

Karena sepeda, penyewa tidak diwajibkan memiliki SIM untuk menggunakan Migo Ebike, tetapi harus mencantumkan Nomor KTP ketika pertama kali registrasi di aplikasi.

Saat ini sudah ada 100 titik station (tempat penyewaan) di Jakarta dengan jumlah 500 unit ebike.

“Rencananya, kami akan menyediakan 2.000 unit sepeda listrik dengan 300 titik station dalam tiga bulan mendatang,” kata Howard.

Sebelum Jakarta, Migo Ebike sudah hadir di Surabaya sejak Agustus 2017. Di sana, Howard mengklaim layanan sudah mempunyai 1.000 unit ebike dengan 200 titik station serta 12.000 pengguna aktif.

Di Surabaya, tarif sewa adalah Rp2.000/jam sementara di Jakarta adalah Rp3.000/30 menit.

Ketika disinggung soal tarif, Howard mengatakan, “Armada sepeda listrik yang di Jakarta lebih solid. Di Surabaya lebih ramping dengan spesifikasi berat maksimal yang mampu ditopang 90KG dan laju kecepatan maksimal ‘hanya’ 30KM/jam. Maka dari itu tarifnya berbeda.”

Cara pembayaran uang sewa Migo Ebike sendiri saat ini hanya tersedia tunai. Kelak, perusahaan akan menyediakan Migo Wallet yang bisa di-top up saldo.

Howard mengatakan Indonesia adalah negara pertama, jika sukses, perusahaan akan ekspansi ke luar negeri seperti Bangkok dan Manila.

Mengenai total investasi, Howard mengatakan satu unit ebike berharga sekitar Rp5–6 juta.

“Saat ini sudah ada 3.000 unit ebike di Indonesia. Kami sudah mengeluarkan dana sekitar USD10 juta (Rp144 miliar). Jika responnya bagus, kami akan sediakan lebih banyak ebike lagi.”

Setelah Surabaya dan Jakarta, ke depannya Migo Ebike akan hadir di Bandung dan Semarang. Howard berencana menyediakan 5.000 unit sepeda listrik pada akhir semester satu 2019.