Jakarta, Selular.ID – Huawei mengaku masih dalam tahap restrukturisasi organisasi di Indonesia. Tahun depan, perusahaan akan ekspansi lebih besar.

“2017 restrukturisasi, 2018 rebranding. Namun sekarang terus terang restrukturisasi belum selesai,” ucap Lo Khing Seng, Deputy Country Director Huawei Device Indonesia, pada acara diskusi media di Jakarta (21/11/2018).

Lo Khing Seng mengaku sampai sekarang internal perusahaan belum selesai restrukturisasi. Huawei akan ekspansi lebih besar lagi dari sisi organisasi, coverage, dan lain-lain.

BACA JUGA:
Huawei Y7 Pro (2019) Resmi, Ditenagai Snapdragon 450

“Menghadapi tahun depan, organisasi Huawei akan berkembang lebih dari double jumlahnya dibandingkan tahun sekarang,” tutur Lo Khing Seng.

Tanpa menyebut angka pasti, Lo Khing Seng menegaskan secara organisasi Huawei akan mempersiapkan lebih besar, jauh lebih banyak tim, lebih banyak ahli, agar bisa memberikan service yang lebih bagus.

“Personel baru adalah tenaga kerja lokal bukan orang asing,” imbuhnya.

BACA JUGA:
Huawei P30 Pro dengan Empat Kamera Hadir di MWC Barcelona 2019

Sementara untuk rebranding, Lo Khing Seng mengatakan sejak awal tahun ini Huawei lebih fokus menggarap produk mid-high.

Kategori menengah diperankan oleh Nova Series sementara kelas atas dimainkan oleh P Series. Dalam waktu dekat, Huawei juga sudah menegaskan akan memboyong flagship Mate 20 Series ke Indonesia.

“Awalnya kami hanya memperkenalkan jajaran flagship, tetapi tahun depan kami akan memperluas segmen, bukan hanya pembeli techno geak tetapi juga pembeli mainstream seperti ibu-ibu sosialita,” ucapnya.

BACA JUGA:
Tancap Gas, Huawei Y9 2019 Resmi di India

Lo Khing Seng menjanjikan tahun 2019 Huawei akan berbeda. Baik secara organisasi maupun tanggal rilis produk di Indonesia juga akan lebih mendekati tanggal rilis global, terutama flagship.