Jakarta, Selular.ID – Indosat Ooredoo mengakui banyak hal yang harus dilakukan untuk mengejar ketinggalannya dalam menghadapi persaingan di industri selular Indonesia. Kurun waktu dua tahun mendatang pun diharapkan menjadi titik balik bagi operator yang memasuki usia ke-51 tahun ini.

Untuk mengejar ketertinggalan tersebut, Indosat Ooredoo akan melakukan beberapa hal seperti transformasi bisnis dan pengembangan jaringan yang intensif.

Hendri Mulya Syam Chief Sales & Distribution Officer Indosat Ooredoo mengatakan bahwa Indosat Ooredoo akan menghadirkan kualitas layanan yang didukung oleh jaringan data yang unggul dengan terus membangun infrastruktur jaringan secara agresif berbasis teknologi 4G.

BACA JUGA:
Media Sosial dan Layanan Digital, Membuat Data Indosat Naik 11,4 Persen

“Saat ini jaringan 4G Indosat sudah tersedia di 1.929 kecamatan di seluruh Indonesia dan akan terus berkembang dan semakin diperluas ke depan,” ujar Hendri.

Dalam kesempatan yang sama, Gede Khrisna Jaya, Group Head Regional Marketing Indosat Ooredoo menyampaikan bahwa daerah-daerah di luar pulau Jawa akan mulai jadi perhatian pengembangan kualitas layanan dan jaringan Indosat Ooredoo.

BACA JUGA:
Indosat Ooredoo Donasikan Komputer ke PBNU untuk Perkuat Pendidikan Indonesia

“Tahun ini kami akan mulai rambah wilayah luar Jawa secara intensif, se-Indonesia akan 4G semua. 2 tahun ini kami selesaikan jaringan sehingga 2 yahun ke depan jadi titik balik bagi Indosat,” ujar Gede.

Hingga pertengahan tahun 2018 ini, Indosat Ooredoo mencatat adanya peningkatan traffic data sebesar 79,1% dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun 2017.

BACA JUGA:
Jokowi : Diuntungkan Grab dan GoJek, Tidak dengan Indosat

Menyadari hal tersebut, saat ini Indosat Ooredoo telah melakukan perluasan jaringan 4G baik di Pulau Jawa maupun luar Pulau Jawa dan targetnya akan membangun sekitar 4.300 BTS di tahun depan untuk mendukung tren kebutuhan masyarakat digital saat ini.