Jakarta, Selular.ID – Menurut survei terhadap 4.594 orang yang dilakukan antara 29 Mei dan 11 Juni, diketahui 26% responden telah menghapus aplikasi Facebook dari smartphone mereka.

Sekitar 9% memutuskan mengunduh semua informasi pribadi mereka yang disimpan oleh Facebook.

Di sisi lain, sebanyak 54% telah menyesuaikan pengaturan privasi di aplikasi Facebook, dan 42% telah mengambil jeda beberapa-minggu dari platform.

BACA JUGA:
Foto 6,8 Juta Akun Facebook Bocor

Survei tersebut mengungkapkan pengguna Facebook yang berusia 18 hingga 29 tahun lebih cenderung menghapus aplikasi (44%) dibandingkan mereka yang berusia 65 tahun ke atas (12%).

Sementara satu dari tiga anggota grup menyesuaikan pengaturan privasi pada aplikasi, penyesuaian tersebut dilakukan oleh 64% pengguna di grup yang lebih muda.

Tidak ada banyak perbedaan antara dua rentang usia ketika memutuskan mengambil jeda dari sosial media terbesar tersebut; 40% dari anak-anak dan 47% dari orang tua memutuskan mengambil liburan sementara dari aplikasi.

BACA JUGA:
Akhirnya Facebook Gulirkan Update untuk Messenger Lite

Hasil survei di atas mungkin telah terpengaruh oleh skandal Cambridge Analytica, yang awalnya terungkap pada bulan Maret.

Sekitar 87 juta pelanggan Facebook memiliki informasi pribadi yang digunakan tanpa izin dari peneliti Rusia-Amerika, Aleksandr Kogan.

Yang terakhir menjual informasi itu kepada perusahaan konsultan politik Cambridge Analytica, yang diduga digunakan untuk kampanye Trump.