Jakarta, Selular.ID – Untuk ketahanan daya, iPhone menggandalkan baterai jenis lithium. Baterai jenis Lithium sendiri kabarnya hanya tahan hingga jangka waktu dua tahun. Jika dipakai lebih dari waktu itu daya tahannya akan semakin menurun.

Artinya, jika ponsel baru memiliki daya tahan selama 12 jam per pengisian, dan setelah terhitung dua tahun, daya baterai akan bertahan selama 9 jam per pengisian.

Untuk mengatasinya adalah dengan mengganti baterai baru. Namun sebelum mengganti ponsel.yang rusak, pengguna perlu mengecek kodisi baterai ponsel.

BACA JUGA:
Apple Mulai Rakit iPhone Premium di India

Seperti dilaporkan MacWorld, iPhone sudah mendapatkan tambahan fitur yang memungkinkan pengguna untuk memeriksa daya baterai. Fitur ini juga memberitahu pengguna kapan waktu yang tepat untuk melakukan upgrade.

Sayangnya pembaruan fitur ini hanya untuk iPhone seri tertentu. Misalnya, iPhone 6 atau yang lebih baru yang telah update ke versi iOS 11.3.

Cara untuk mengecek baterai ponsel adalah, pengguna masuk pada aplikasi pengaturan dan gulir ke bawah bagian baterai. Ketuk, lalu kemudian pilih opsi Baterai Kesehatan (Beta).

BACA JUGA:
Apple Mulai Rakit iPhone Premium di India

Kemudian, setelah masuk pada bagian Battery Health, temukan beberapa perbedaan, yang pertama adalah kapasitas maksimum yang muncul sebagai persentase. Ini akan memberitahui persentase yang tepat dari daya baterai iPhone dibandingkan ketika masih awal.

Kedua, kemampuan kinerja baterai yang memungkinkan pengguna mengetahui apakah baterai bekerja secara efektif atau tidak. Baterai dianggap usang jika daya kurang dari 80%.

BACA JUGA:
Apple Mulai Rakit iPhone Premium di India

Seperti yang telah dijanjikan ketika Apple tersandung kasus perlambatan beberapa waktu yang lalu, akhirnya iOS 11.3 menghadirkan fitur Battery Health Tool yang mampu menunjukkan status baterai jangka panjang dari iPhone, dan memberi tahu pengguna apakah baterai perlu diganti.