Saturday, July 11, 2020
Home News Facebook Dituntut Rp9,4 Miliar Akibat Kebocoran Data

Facebook Dituntut Rp9,4 Miliar Akibat Kebocoran Data

-

Jakarta, Selular.ID – Facebook menghadapi tuntutan denda sebesar USD664.000 atau setara Rp9,4 miliar yang diajukan Pemerintah Inggris melalui Information Commisioner’s Office (ICO) atas kebocoran data penggunanya yang melibatkan perusahaan riset Cambridge Analytica.

Dikutip dari Cnet, sanksi denda tersebut diajukan karena Facebook dinilai telah gagal melindungi data penggunanya dan tidak bersikap transparan mengenai bagaimana data tersebut diambil oleh pihak lain.

“Facebook telah gagal menyediakan perlindungan yang harus mereka sediakan di bawah Data Protection Act,” kata Information Commisioner, Elizabeth Denham.

Menghadapi tuntutan ini, Erin Egan, Chief Privacy Officer Facebook mengatakan, Facebook seharusnya dapat bertindak lebih cepat dalam menginvestigasi klaim tentang Cambridge Analytica.

“Seperti yang telah kami katakan sebelumnya, kami seharusnya melakukan lebih banyak untuk menginvestigasi klaim tentang Cambridge Analytica dan mengambil tindakan di 2015,” kata Egan menanggapi denda yang dijatuhkan kepada Facebook.

Erin juga mengatakan pihaknya sedang meninjau laporan tersebut dan akan memberi respon kepada ICO secepatnya.

Baca juga: Ini Klarifikasi Facebook Soal Pencurian Data Oleh Cambridge Analityca

Denda yang dihadapi Facebook ini terhitung masih kecil, pasalnya berdasarkan aturan General Data Protection Regulation (GDPR) yang berlaku di Uni Eropa, untuk perusahaan yang terbukti gagal mengamankan data penggunanya akan didenda sebesar 20 juta Euro atau 4% dari pendapatan global tahunan, tergantung jumlah mana yang lebih tinggi.

Jika berdasarkan aturan tersebut, dalam kasus Facebook ini denda yang mungkin akan mereka terima adalah sebesar USD1,6 miliar mengingat pendapatan tahunan Facebook pada 2017 lalu hampir mencapai USD40 miliar.

Latest