Saturday, December 14, 2019
Home News Security Twitter Berantas 9,9 Juta Akun Spam per Minggu

Twitter Berantas 9,9 Juta Akun Spam per Minggu

-

Jakarta, Selular.ID – Melalui blog resmi, Twitter mengumumkan pada Mei 2018, sistemnya mengidentifikasi dan melakukan tindakan pada lebih dari 9,9 juta akun spam atau bot per minggunya.

Angka itu naik dari 6,4 juta pada Desember 2017 dan 3,2 juta pada September di tahun yang sama.

Karena peningkatan teknologi dan proses selama setahun terakhir, Twitter sekarang bisa menghapus 214% lebih banyak akun yang melanggar kebijakan kami mengenai spam dari tahun ke tahun.

Pada waktu yang bersamaan, Twitter mengklaim jumlah rata-rata angka laporan terkait spam yang diterima melalui sistem pelaporan Twitter terus menurun – dari rata-rata 25,000 per hari pada Maret ke angka sekitar 17,000 per harinya pada bulan Mei.

Terdapat penurunan sebanyak 10% pada laporan terkait spam melalui penelusuran sebagai hasil dari perubahan terbaru ini. Penurunan dalam jumlah laporan yang diterima menggambarkan; bahwa pengguna menghadapi lebih sedikit spam di linimasa, fitur penelusuran, dan seluruh produk Twitter.

Twitter juga bergerak cepat untuk membatasi spam dan penyalahgunaan yang berasal dari API (Application Programming Interfaces) Twitter. Pada Q1 2018, Twitter telah menangguhkan lebih dari 142,000 permohonan yang melanggar peraturan Twitter, bertanggung jawab secara kolektif untuk lebih dari 130 juta cuitan berkualitas rendah dan bersifat spam.

Twitter terus mempertahankan langkah proaktif ini dengan menghapus rata-rata lebih dari 49.000 permohonan terkait akun berbahaya setiap bulannya pada bulan April dan Mei.

Metode proaktif dan otomatis ini akan terus digunakan untuk menemukan penyalahgunaan pada platform sebelum memberikan dampak yang kurang menyenangkan terhadap pengalaman para pengguna.

Lebih dari setengah permohonan yang ditangguhkan pada Q1 dilakukan dalam waktu satu minggu setelah pendaftaran, bahkan banyak di antaranya dilakukan dalam hitungan jam.

Baca juga: Twitter: Durasi Menonton Video Meningkat 157%

Angka-angka ini menunjukkan, bahwa alat Twitter bekerja. Perusahaan mengklaim telah mencegah atau menangkap lebih banyak kegiatan seperti ini sebelum pengguna melihatnya di Twitter.

Latest