Friday, November 22, 2019
Home News Enterprise Google Investasi Rp315 Miliar ke KaiOS, 'Nyawa' Ponsel Fitur Nokia

Google Investasi Rp315 Miliar ke KaiOS, ‘Nyawa’ Ponsel Fitur Nokia

-

Jakarta, Selular.ID – Google menginvestasikan USD22 juta atau sekitar Rp315 miliar ke KaiOS, sistem operasi yang menghidupi feature phone Nokia. Meskipun Google mendominasi dunia smartphone dengan Android, KaiOS perlahan-lahan menjadi pilihan populer untuk ponsel basic, khususnya di pasar negara berkembang.

KaiOS baru muncul tahun lalu sebagai versi lain dari Firefox OS, dan sistem operasi dikirimkan ke beberapa ponsel fitur Nokia seperti Nokia 8110. Perangkat dari TCL dan Micromax juga didukung oleh KaiOS.

Investasi Google mungkin tampak aneh mengingat dominasi Android-nya, dan upayanya dengan Android Go, tetapi ini sangat strategis.

“Google dan KaiOS juga telah setuju bekerja sama untuk membuat Asisten Google, Google Maps, YouTube, dan Google Search tersedia untuk pengguna KaiOS,” kata Sebastien Codeville, CEO KaiOS, seperti dikutip TechCrunch (28/6/2018).

KaiOS sendiri berbasis web, dirancang untuk pengembang dalam menggunakan HTML5, Javascript, dan CSS untuk aplikasi.

Sehingga memudahkan Google untuk menjalankan aplikasinya di KaiOS, dan secara strategis memastikan ponsel fitur menggunakan layanan Google, bukan layanan pesaing.

Menurut TechCrunch, lebih dari 40 juta ponsel KaiOS telah dikirimkan sejauh ini. Itu adalah jumlah yang mengesankan untuk pasar feature phone yang masih bertahan kuat meskipun smartphone mengambil alih sebagian besar penjualan ponsel.

Dua tahun terakhir ini Google memang telah ‘melucutkan’ Android dengan mengurangi ruang memori yang dibutuhkan sehingga bisa disematkan ke perangkat Android dengan RAM 1GB.

Strategi Android Go sangat bagus untuk smartphone berbiaya rendah, tetapi Android sendiri masih membutuhkan ruang penyimpanan sekitar 3GB, dan perangkat KaiOS seperti ponsel pisang Nokia 8110 hanya mempunyai RAM 512MB dan penyimpanan 4GB.

Baca juga: Setelah Gojek, Google Investasi di JD

Android Go mungkin pada akhirnya akan bisa menggantikan kebutuhan untuk KaiOS, tetapi untuk sekarang, investasi di KaiOS merupakan langkah yang cerdik.

Latest