Jakarta,Selular.ID – Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ), Korlantas Polri, dan Dinas Perhubungan DKI Jakarta, bersama mitra pengemudi Grabcar menggelar sosialisasi aturan ganjil genap kendaraan roda empat khusus buat angkutan sewa khusus (ASK).

Aturan ganjil genap kendaraan roda empat sudah diberlakukan di Jakarta. Seperti Jl Sudirman, Jl Thamrin, Jalan Medan Merdeka dah Gatot, dan diperluas di beberapa ruas jalan tol di Jabodetabek.

Namun angkutan umum dikecualikan dari aturan tersebut, termasuk untuk Angkutan sewa khusus (ASK)  yang sudah memiliki perizinan lengkap dan menempelkan stiker ASK di kaca depan kendaraan.

BACA JUGA:
Ini Pencapaian Grab Selama 2018

Ridzki Kramadibrata, Managing Director  Grab Indonesia menjelaskan, bahwa saat ini mitra Grab yang telah memiliki stiker ASK berkisar 2500 mitra, sementara driver yang sudah mendapatkan uji kendaraan berkala (KIR) 11 ribu, sementara kuota untuk stiker adalah bekisar 3500 ribu.

“Sehingga Grab perlu melakukan sosialisasi agar proses perizinan beroperasi di ganjil dan genap bagi kendaraan yang memiliki stiker bisa mencapai kuota yang ditentukan,”tutur Ridzki di Jakarta (09/05/18).

BACA JUGA:
Hingga Akhir 2018, Grab Mampu Tekan Praktek Order Fiktif Hingga 80%

Karena menurut Ridzki jika kouta itu sudah terpenuhi, maka aturan bagi kendaraan yang sudah menempelkan stiker bisa beroperasi di waktu berkendara ganjil genap dapat diberlakukan.

“Melalui sosialisasi ini, Grab berharap seluruh mitra pengemudi mengetahui dan mentaati peraturan yang berlaku. Termasuk aturan ganjil genap untuk ASK,”ujar Ridzki.

Sementara Bambang Prihantono, Kepala Badan Pengelolan Transportasi Jabodetabek (BPTJ) menambahkan bahwa aturan itu akan ditetapkan jika semua persyaratan terpenuhi, misalnya quota sudah mencapai target.

BACA JUGA:
Permudah UMKM, GrabExpress Luncurkan Dua Layanan Baru

Baca juga: Grab dan Bank Mandiri Siapkan Modal Untuk Ribuan UMKM di Indonesia

“Mitra pengemudi untuk mentaati peraturan yang berlaku untuk ASK, terutama terkait perizinan supaya ketika mengemudi sudah memiliki kelengkapan yang dibutuhkan,”kata Bambang.