Jakarta, Selular.ID – Produsen chipset smartphone, Qualcomm, segera mengeluarkan chipset baru untuk wearable device.

Pankaj Kedia, Direktur Senior Qualcomm untuk wearable device (produk yang bisa dikenakan) mengumumkan akan memperkenalkan penerus platform Snapdragon Wear 2100 itu semester depan.

Kendati Kedia enggan menyampaikan hal-hal spesifik seperti ukuran dan daya tahan baterai yang sebenarnya, ia terbuka pada beberapa fitur utama.

BACA JUGA:
Kembangkan Teknologi AI, Qualcomm Siapkan Investasi US$ 100 Juta

Chipset baru Qualcomm menjanjikan:

– Perancangan ulang arsitektur sistem
– Mengurangi ukuran fisik memfasilitasi desain yang lebih kecil
– Peningkatan “signifikan” terhadap masa pakai baterai
– Semua chip akan memiliki Bluetooth dan Wi-Fi sebagai standar
– Chip kebugaran dan olahraga yang berfokus akan memiliki GPS
– Dukungan LTE

Snapdragon Wwar 2100 rilis pada Februari 2016 dibangun pada proses manufaktur 28nm, yang sudah ketinggalan zaman, apalagi bila dibandingkan dengan Apple dan Samsung.

BACA JUGA:
Setelah China, Apple Tak Boleh Jualan iPhone di Jerman

Qualcomm mulai bekerja di platform baru segera setelah peluncuran 2100, dan telah mengamati harapan konsumen dan persyaratan brand dalam lanskap wearable device.

Kita akan menyaksikan rancangan Qualcomm itu di musim gugur tahun ini ketika mereka secara resmi mengumumkan chipset baru bersama ‘pemimpin smartwatch’.

Baca juga: Qualcomm Perkenalkan Seri Baru Snapdragon 700 Mobile Platform

BACA JUGA:
Qualcomm: Tahun ini, 30 Smartphone Siap Mendukung 5G

Mungkinkah itu Google Pixel Watch untuk berhadapan langsung dengan Apple Watch generasi berikutnya?