Monday, October 21, 2019
Home News Rumour Pasar Smartphone Indonesia Kembali Memakan Korban

Pasar Smartphone Indonesia Kembali Memakan Korban

-

Jakarta, Selular.ID – Indonesia memang memiliki daya tarik sendiri sebagai targer market bagi para produsen smartphone global dengan kekuatan bonus demografi yang dimilikinya. Namun ternyata bukanlah perkara yang mudah untuk untuk bisa mencicipi manisnya pasar Indonesia.

Beberapa vendor smartphone pun telah mengibarkan bendera putih sebagai pertanda ketidakmampuannya berlaga di pasar tanah air.

Coolpad menjadi vendor berikutnya yang bakal meninggalkan medan laga persaingan samrtphone di Indonesia.

Natalie Chen, Branding Manager Coolpad Indonesia

Dari informasi yang didapat Selular, vendor smartphone asal Tiongkok ini sudah tidak lagi memproduksi smartphonenya.

“Mereka sudah tinggal menghabiskan sisa produk yang ada saja,” ungkap sumber Selular.

Informasi ini menguatkan kabar yang telah diterima Selular sebelumnya dari salah satu petinggi vendor smartphone yang menyebutkan beberapa vendor smartphone bakal hengkang dari Indonesia dan Coolpad salah satunya.

Kabar ini pun sepertinya makin terkonfirmasi dengan penunjukkan Maudy Ayunda sebagai selfie icon terbaru Vivo smartphone. Maudy Ayunda sebelumnya dipercaya sebagai brand ambassador Coolpad.

Baca juga: Coolpad Siap Ramaikan Pasar Smartphone Indonesia

Coolpad mulai meramaikan pasar smartphone di Indonesia pada Juni 2015 lalu. Berarti cukup singkat hanya tiga tahun saja kemampuan Coolpad dalam menghadapi persaingan.

Padahal Coolpad sempat berkeyakinan bisa masuk ke dalam jajaran Top 3 brans smartphone di Indonesia. Rupanya hal tersebut tinggal isapan jempol semata.

Hingga saat ini belum diketahui alasan Coolpad untuk tidak lagi menghadirkan smartphonenya di Indonesia.

Menambah daftar panjang

Coolpad hanya salah satu dari beberapa brand smartphone yang menjadi korban ganasnya persaingan smartphone di Indonesia.

Tahu 2017 lalu, Oneplus sudah terlebih dahulu meninggalkan gelanggang persaingan smartphone di tanah air. Ketidakmampuan memenuhi aturan Tingkat Kandungan Dalam Negeri (TKDN) menjadi alasannya.

Sony pun mengalami nasib yang tidak jauh berbeda. Meski di pasar global Sony masih mampu menunjukkan tajinya, nyatanya konsumen di Indonesia sudah tidak lagi bisa menemui smartphone besutannya.

Meizu pun bisa saja masuk ke dalam daftar tersebut mengingat vendor smartphone yang juga asal negeri tirai bambu ini sudah cukup lama vakum di Indonesia.

“Kami masih menunggu arahan dari headquarter,” ungkap sumber Selular.

Latest