Wednesday, July 15, 2020
       
Home News Teknologi Digital Membuat Bank Semakin Tidak Terlihat

Teknologi Digital Membuat Bank Semakin Tidak Terlihat

-

digibankJakarta, Selular.ID – Menurut laporan We Are Social, Hootsuite, dan Global Web Index 2017, rata-rata orang Indonesia menghabiskan sekitar 8 jam dan 43 menit untuk berselancar di internet setiap hari. Hampir empat jam di antaranya mengakses melalui perangkat mobile.

Internet telah menjadi bagian dari kebutuhan sehari-hari. Perangkat telepon seluler (ponsel) menjadi teman di kala kemacetan atau di dalam rangkaian commuter line. Alhasil, teknologi digital telah mengubah perilaku, dan mau tak mau dunia bisnis perlu menyesuaikan dengan perkembangan ini. Konsumen tidak perlu lagi ke toko untuk berbelanja atau menyetop taksi di pinggir jalan. Tinggal klik dari layar handphone, barang atau jasa yang dibutuhkan akan diantarkan ke tujuan.

Hal ini juga berlaku pada dunia perbankan. Nasabah tidak lagi perlu ke bank untuk melakukan transaksi. Kehadiran digital banking telah mendatangkan berbagai kemudahan bagi para nasabah. Hanya dengan mengunduh aplikasi di ponselnya, nasabah dapat membuka rekening bank hingga menempatkan dananya tanpa perlu mendatangi kantor cabang bank.

“Kalau dari sudut pandang kami, melihatnya perbankan akan semakin tidak kelihatan,” kata Leonardo Koesmanto, Head of Digital Banking Bank DBS Indonesia.

Maksudnya, lanjut dia, jika sebelumnya orang mengatakan akan ke bank artinya datang ke kantor bank. Kedepannya, mereka akan mengatakan “nge-bank” untuk melakukan aktivitas perbankan, dan itu tidak perlu pergi ke mana-mana cukup dari genggaman.

“Bank is not somewhere you go. Dimana kedepanya, nge-bank akan sama seperti saya nge-WA (Whatsapp). Jadi itu bisa dilakukan secara cepat,” ujarnya.

Upcoming Event

Upcoming Event

Latest