OLX-Big-Data
Jakarta, Selular.ID — Proses perumusan kebijakan serta pengambilan keputusan, memerlukan basis data yang kuat agar dapat menghasilkan output yang tepat sasaran. Data yang dikeluarkan oleh pemerintah, melalui laporan milik kementerian atau lembaga ataupun angka-angka statistik, merupakan sumber data utama yang menjadi rujukan. Selain data utama tersebut, terdapat data tambahan yang dapat digunakan untuk merumuskan sebuah kebijakan atau pengambilan keputusan.

Salah satu data tambahan yang relevan untuk diolah dan dianalisis, adalah data dari sektor e-commerce. Tumbuhnya pengguna internet, berbanding lurus dengan meningkatnya jumlah masyarakat yang memanfaatkan platform e-commerce untuk bertransaksi. Untuk itu, data yang dimiliki oleh pemain di industri e-commerce menjadi salah satu data yang relevan untuk dipelajari.

OLX merupakan salah satu pemain e-commerce di Indonesia yang menjadi tempat bertemunya 1,2 juta orang, setiap harinya. Masyarakat memanfaatkan OLX untuk melakukan jual-beli berbagai jenis barang, mulai dari barang-barang keperluan pribadi, elektronik sampai dengan properti maupun kendaraan bermotor.

BACA JUGA:  IDC: AI Buka Peluang Pertumbuhan Pasar Retail Indonesia

Setiap harinya, iklan baru yang dipasang di OLX mencapai angka 170.000. Tingginya jumlah iklan yang ditawarkan, juga jumlah orang yang melakukan penawaran, menjadikan platform OLX kaya akan data. Data dalam jumlah besar tersebut—atau yang umum disebut dengan big data—sangat berperan dalam membantu OLX melakukan pengambilan keputusan yang tepat sasaran. Setiap data yang terekam dapat menjadi modal bagi OLX untuk melakukan pengembangan dan penyesuaian yang dibutuhkan oleh pengguna.

Kesamaan visi mengenai pemanfaatan big data dalam mengembangkan kebijakan, mendorong terjalinnya kerja sama antara OLX Indonesia dengan Pulse Lab Jakarta, yang didirikan melalui kemitraan antara Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB) melalui Global Pulse dan Pemerintah Republik Indonesia melalui Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas). Kerja sama ini terjalin melalui penyelenggaraan kegiatan Research Dive for Development yang dilaksanakan pada tanggal 7 sampai dengan 9 Agustus 2017.

Research Dive for Development adalah sebuah kegiatan yang diikuti oleh peneliti dari berbagai daerah di Indonesia untuk mengeksplorasi dan menganalisis data terkait isu pembangunan dan kemanusiaan di Indonesia. Kegiatan ini rutin diselenggarakan Pulse Lab Jakarta sebanyak tiga kali dalam setahun, dengan topik yang berbeda-beda. Peneliti yang terpilih untuk mengikuti Research Dive akan melakukan olah data bersama tim OLX. Selanjutnya, analisis akan dibuat dari hasil olah data tersebut.

BACA JUGA:  IDC: AI Buka Peluang Pertumbuhan Pasar Retail Indonesia

“Kami sangat antusias bekerja sama dengan OLX dalam kegiatan ini, untuk menganalisis perdagangan dari segi konsumen di Indonesia. OLX berpikir jauh ke depan dalam langkahnya bekerjasama dengan laboratorium inovasi data seperti Pulse Lab Jakarta dan kalangan peneliti. Bersama, kita bisa mendapatkan pemahaman yang lebih baik mengenai pasar e-commerce yang sedang berkembang di Indonesia, dan perubahan perilaku konsumen yang terjadi,” ujar George Hodge, Trade Portofolio Lead, Pulse Lab Jakarta, memberikan komentarnya terkait kerja sama ini.

Khresna Bayu Sangka, peneliti Universitas Sebelas Maret Surakarta melihat kesempatan ini sebagai suatu kesempatan langka yang berharga. “Pemanfaatan teknologi informasi, dalam hal ini e-commerce, kemungkinan besar tidak bisa kita dapatkan di dunia akademisi. Ditambah lagi dalam kegiatan ini kita dipertemukan dengan peneliti dari berbagai latar belakang yang ada. Sehingga terbuka wawasan baru untuk penelitian ke depannya,” ujarnya, memberi komentar.

BACA JUGA:  IDC: AI Buka Peluang Pertumbuhan Pasar Retail Indonesia

Sementara, Grace Citra Dewi, peneliti ekonomi digital dari Centre for Strategic and International Studies (CSIS) mengapresiasi keterlibatan OLX dalam kegiatan ini,“Saya dapat melihat bagaimana perekonomian berjalan melalui data dari e-commerce. Ke depannya saya berharap dapat melihat dampak ekonomi digital terhadap perekonomian Indonesia secara keseluruhan,” ujarnya menjelaskan.

Bagi OLX, kerja sama ini memberikan banyak manfaat tambahan. Doan Lingga, Chief Operation Officer OLX Indonesia memberikan komentarnya tentang kegiatan ini,“Keterlibatan tim OLX, bersama peneliti-peneliti lainnya dalam kegiatan ini, membantu OLX dalam melihat melalui sudut pandang yang baru. Sehingga, ke depannya, penyesuaian dan pengembangan yang dilakukan OLX akan dapat memberikan pengalaman yang lebih baik bagi pengguna.”