Saturday, August 24, 2019
Home News Teknologi 4.5G akan di Implementasikan Dalam Asian Games 18

Teknologi 4.5G akan di Implementasikan Dalam Asian Games 18

-

asian games 18

Jakarta, Selular.ID – Asian Games yang akan dilaksanakan di Indonesia pada tahun 2018, direncanakan akan mengimplementasikan teknologi 4.5G. Rencananya Jakarta dan Palembang menjadi area pertandingan yang akan support Teknologi tersebut.

Soal penggunaan teknologi 4.5G di Asian Games 18 juga menjadi pembahasan dalam agenda pertama Joko Widodo, Presiden Republik Indonesia dalan kunjungan ke Tiongkok. Dalam kunjungan ini, Presiden didampingi Retno Marsudi, Menteri Luar Negeri, Airlangga Hartarto Menteri Perindustrian, Rudiantara Menteri Komunikasi dan Informatika, serta Pramono Anung Sekretaris Kabinet dan Kepala Badan Ekonomi Kreatif.

“Tiga hal yang dibahas dalam pertemuan itu, yakni masalah Asian Games, kerjasama untuk pelatihan bidang pelatihan vokasional di R&D Huawei dan smart city,” ujar Retno dalam keterangan resminya.

Retno menuturkan, untuk pembahasan tentang kerjasama Asian Games yang akan dilaksanakan di Indonesia pada tahun 2018, Indonesia berharap teknologi 4.5G dapat diimplementasikan di Jakarta dan Palembang.

Retno juga memberikan gambaran betapa kuatnya Huawei dalam research and development (penelitian dan pengembangan) dimana dari 17 ribu pegawai yang dimiliki Huawei yang tersebar di 179 negara, 79 ribu pegawainya terkait dengan penelitian dan pengembangan. “Dari persentase pegawainya, Huawei ini sangat kuat di reseach and development-nya,” ucap Retno.

Oleh karena itu, ucap Retno, bila kita berbicara tentang G20 terkait dengan tiga pilar, yakni inovasi, revolusi industri baru dan ekonomi digital. Dari semua tiga pilar itu, Retno menyebutkan ada satu roh yang memang harus diperkuat yaitu research and development.

Untuk itulah di dalam pertemuan itu, pemerintah ingin perkuat kerjasama dengan Huawei di bidang research and development. “Agar anak-anak Indonesia yang memiliki talenta yang tinggi, dapat memiliki kesempatan dididik di R&D mereka yang tersebar di Tiongkok, Amerika dan Eropa,” ujar Retno.

Retno menambahkan kerjasama lainnya yang akan dikembangkan dengan Huawei adalah penguatan smart city.

Latest