Saturday, July 11, 2020
Home Fokus 6 Tips Menjaga Anak Dari Efek Buruk Pokemon Go

6 Tips Menjaga Anak Dari Efek Buruk Pokemon Go

-

Benjamin Caranicas shows his Pokemon Go character while walking in St. Paul on Monday, July 11, 2016. Caranicas, of New York City, said he's been playing the game since shortly after its release. (Pioneer Press: Andy Rathbun)
Benjamin Caranicas shows his Pokemon Go character while walking in St. Paul on Monday, July 11, 2016. Caranicas, of New York City, said he’s been playing the game since shortly after its release. (Pioneer Press: Andy Rathbun)

Jakarta, Selular.ID – Game Pokemon Go yang sedang booming, ternyata tidak hanya digemari oleh orang dewasa dan remaja, tapi juga oleh anak-anak. Mengingat sudah banyak kasus negatif efek dari bermain Pokemon Go, ada baiknya perhatikan beberapa tips ini yang bisa melindungi anak-anak dari akibat buruk karena bermain Pokemon Go.

1. Coba Sendiri

Hal pertama yang perlu dilakukan dengan semua aplikasi yang menarik bagi anak-anak Anda adalah, download dan bermainlah sendiri sehingga Anda tahu apa yang dilakukan anak-anak Anda. Dengan cara ini, Anda bisa mendapatkan informasi tentang permainan tersebut, dan dapat berbicara dengan anak Anda tentang cara-cara aman saat menggunakannya.

 2. Bahaya Orang Asing:

Walaupun tujuan dari permainan ini adalah untuk berhubungan dengan orang lain, aturan kehidupan nyata masih berlaku. Beritahu anak-anak tentang bahaya orang asing. Sebagian besar dari permainan ini melibatkan area umum yang disebut gym dan Pokéstops, yang akan menarik sejumlah orang asing untuk bermain. Anda masih bisa mendorong anak-anak Anda untuk berinteraksi dengan orang-orang baru, tetapi buat beberapa aturan. Selalu pastikan mereka diawasi oleh orang dewasa yang dapat dipercaya ketika bertualang ke daerah-daerah publik. Jika Anda tidak bisa pergi dengan mereka, atau Anda memiliki anak remaja, pastikan untuk membangun buddy system dan memberikan laporan kepada Anda secara teratur, karena tidak aman bagi siapapun, berapapun usia mereka untuk pergi tanpa tujuan, sendiri  dan di daerah asing.

3. Waspadai “Lures”

Lures adalah item yang dapat dibeli, baik dalam permainan dan diperoleh dengan naik tingkat level yang lebih tinggi. Tujuan dari Lure adalah untuk menarik lebih banyak Pokemon di Pokéstop.

Ketika pengguna set up Lure di sebuah Pokéstop, pemain lain di daerah sekitar dapat melihat mereka di peta, menginformasikan bahwa lokasi tersebut memiliki surplus Pokémon. Yang berpotensi jadi bahaya adalah bahwa siapa pun dapat mengatur ini, sehingga berpotensi membuat permainan ini menarik bagi predator anak.

 2016-07-16_1323384. Tetapkan Batas

Karena permainan ini dapat membuat anak-anak pergi ke tempat-tempat yang tidak dikenal, yang terbaik adalah mereka diawasi oleh orang dewasa yang bertanggung jawab, atau jika mereka cukup umur, dapat menggunakan buddy system untuk bermain dalam kelompok.Jika mereka ingin pergi di seputar lingkungan untuk mencari makhluk di game tersebut, tetapkan batas tempat anak-anak Anda dapat pergi tanpa Anda.

 

Batasi wilayah tersebut dengan menetapkan batas-batas di lingkungan  anak-anak anda biasanya bermain. Jika mereka ingin meninggalkan batas-batas itu, pastikan bahwa mereka menghubungi Anda untuk menginformasikan rencana mereka, seperti ke mana mereka akan pergi, lama kepergiannya, dengan siapa mereka pergi dan untuk menginformasikan kembali ketika mereka selesai.

 5. Tandai Lokasi

Jika anak-anak Anda akan keluar sendiri, gunakan aplikasi pelacak lokasi untuk berjaga-jaga jika terjadi peristiwa darurat. Norton Family Parental Control memiliki aplikasi untuk iOS dan Android yang akan melacak smartphone anak Anda secara real time dengan koordinat GPS pada peta.

6. Pembelian In App

Game ini, seperti permainan lainnya memiliki pembelian in app untuk membeli hal-hal seperti Pokécoins dan berbagai powerups lainnya. Dalam hal ini, menggunakan kontrol orangtua untuk mengontrol pembelanjaan aplikasi adalah ide yang baik.

 

  • Untuk iOS, Apple mempunyai fitur yang disebut “Ask to Buy,” yang akan mengingatkan Anda setiap kali anggota keluarga ingin melakukan pembelian atau melakukan free download. Anda dapat mengontrol apa yang mereka beli dari perangkat Anda sendiri.

 

  • Google Play Store mempunyai pilihan untuk mengaktifkan otentikasi saat melakukan pembelian in-app. Ini berarti bahwa beberapa informasi tertentu, seperti password, harus dimasukkan pada perangkat Anda untuk melakukan pembelian.

 

 

Latest