spot_img
BerandaAppsPromosi Usai, Go-Jek Berlakukan Tarif Normal?

Promosi Usai, Go-Jek Berlakukan Tarif Normal?

-

Go-JekJakarta, Selular.ID – Masa-masa indah pelanggan layanan ojek berbasi aplikasi Go-Jek resmi berakhir. Perusahaan mengumumkan mulai memberlakukan tarif baru sejak akhir bulan April 2016.

Kalau sebelumnya penumpang hanya dikenakan ongkos Rp15.000 untuk jarak tempuh maksimal 15KM, mulai sekarang dipastikan menjadi lebih mahal.

Tarif baru Go-Jek Go-Ride khusus Jakarta adalah Rp1.500/km dengan pembayaran minimum Rp12.000.

Jadi, bila jarak tempuh yang tertera di aplikasi 15 km, dulu hanya dikenakan Rp15.000, kini menjadi Rp22.500.

Perubahan ongkos Go-Ride tersebut mirip dengan tarif flat sang rival GrabBike. Namun keduanya menempuh cara berbeda ketika berbicara mengenai jam sibuk.

GrabBike hanya membebankan tambahan biaya ke pelanggan Rp5.000, sementara Go-Jek mengubah biaya perjalanan menjadi Rp2.000/km dengan pembayaran minimum Rp15.000 pada jam sibuk (6-9 pagi dan 4-7 sore).

Sementara bila disandingkan dengan pesaing baru, Uber Motor, baik Go-Jek maupun GrabBike masih kalah pamor. Sebab, layanan ojek ala Uber itu dikenakan tarif Rp1.000 per KM. Hanya saja, armada Uber Motor masih sedikit dibanding dua rivalnya, dan terbatas hanya di wilayah Jakarta.

Bukan hanya layanan Go-Ride, Go-Jek juga melakukan penyesuaian tarif untuk dua layanan lainnya: Go-Send dan Go-Shop. Tarif baru keduanya adalah Rp2.500/km dengan minimum biaya pemesanan Rp15.000 dan jarak maksimum 25 km.

Belum diketahui apakah skema tarif di atas merupakan tarif normal layanan Go-Jek yang akan berlaku selamanya, ataukah itu masih terbilang tarif promosi. Bagaimana menurut Anda?

spot_img
spot_img

Artikel Terbaru