Monday, July 22, 2019
Home News Keamanan Pengguna Dalam Transaksi Digital Bagai Buah Simalakama

Keamanan Pengguna Dalam Transaksi Digital Bagai Buah Simalakama

-

digital transaksi

Jakarta, Selular.ID – Di era digital saat ini, masyarakat semakin percaya diri untuk melakukan transaksi digital. Transaksi yang dimaksud tidak hanya sebatas transaksi finansial, tetapi juga transaksi data / informasi yang dialirkan melalui kanal online.

Sudah banyak fakta yang menunjukan betapa aktifnya masyarakat Indonesia melakukan transaksi digital seperti berbagi informasi di sosial media, pesat perkembangan transaksi di industri e-commerce, yang diperkirakan nilainya terus meningkat hingga menyentuh angka USD26 miliar (sekitar Rp300 triliun) di tahun 2016 ini, hingga tumbuhnya berbagai inisiatif digital yang dicanangkan pemerintah Indonesia yang kian memicu semangat digital di negeri ini.

Hal ini tentu saja mengundang risiko keamanan yang juga tidak kalah bertumbuh secara masif dan canggih. Pasalnya, dibalik setiap kemudahan tentu ada risiko yang mengintai. Menelaah lebih dalam, apa yang menyebabkan perlindungan pengguna dari serangan siber menjadi semakin menantang bagi penyedia layanan, terutama di Indonesia?

Pertama, meskipun tingkat adopsi teknologi pintar yang cukup tinggi namun tidak dibarengi dengan kesadaran masyarakat akan keamanan siber. Bahkan menurut data, Indonesia menempati salah satu urutan terbawah dalam hal kesadaran terhadap risiko keamanan siber. Kondisi menjadi lebih rumit berkat beragamnya jenis perangkat yang mereka gunakan untuk melakukan transaksi secara online.

Hal kedua (dan juga salah satu faktor terbesar) yang membuat pengamanan transaksi online semakin menantang adalah tuntutan dari masyarakat / pengguna itu sendiri. Berbagai fasilitas dan layanan yang ditawarkan oleh organisasi dituntut untuk mampu memberikan pengalaman yang sederhana namun efektif.

Menjawab kedua tantangan tersebut, F5 Networks memperkenalkan F5 Web Fraud Protection. Solusi ini terdiri dari WebSafe dan MobileSafe di Indonesia. Keduanya mampu melindungi pelanggan dengan cara memberikan pengamanan terhadap berbagai aplikasi digital, baik yang diakses melalui situs web maupun mobile, terhadap ancaman keamanan siber / fraud yang semakin canggih.

Selain meningkatkan keamanan, solusi ini juga memungkinkan perusahaan mempertahankan kualitas pengalaman serta kemudahan pengguna dalam memanfaatkan aplikasi. Pasalnya, pengguna tidak dilibatkan secara langsung dalam proses peningkatan keamanan. Dengan begitu, mereka tidak diganggu oleh berbagai aktivitas tambahan yang dapat berpengaruh buruk terhadap pengalaman dan tingkat kepuasan mereka dalam menggunakan aplikasi.

Latest