Thursday, October 22, 2020
Home News XL Gelar ‘Dig-In 2016 DIGITALisME’, Ajak Pemasar Maksimalkan Sarana Digital

XL Gelar ‘Dig-In 2016 DIGITALisME’, Ajak Pemasar Maksimalkan Sarana Digital

-

digi-iniJakarta, Selular.ID – ‘Dig-In 2016 DIGITALisME’ sebuah ajang yang memberikan update terbaru mengenai industri digital di Indonesia dan dunia digelar oleh PT XL Axiata Tbk, pada Kamis (17/03). Ajang yang digelar di Ballroom, Hotel Ritz Cartlton, Mega Kuningan ini dihadiri sejumlah pemangku kepentingan, antara lain Rudiantara (Menteri Komunikasi dan Informatika), Haryadi Suyuti (Walikota Yogyakarta), serta Ricky Pesik (Deputy Kepala Ekonomi Kreatif.

Dian Siswarini, Presiden Direktur XL, dalam keterangan resminya mengatakan bahwa DIGITALisMe merupakan sebuah gerakan untuk berpikir secara ‘out of the box’ untuk memaksimalkan pemanfaatan sarana digital sehingga pelaku pemasaran dapat dengan bangga berteriak, Digital adalah saya!

“Pada ajang ini, kami sengaja mengundang pimpinan pemerintah termasuk kepala daerah untuk mengetahui sejauhmana perhatian kalangan pemerintahan dalam menyikapi era serba digital yang tidak bisa kita bendung lagi, dalam mengimplementasikan teknologi digital dalam layanan kepada public dan dalam mendukung program ekonomi digital,” tandasnya lagi.

Lebih lanjut, dengan digelarnya ajang ini, Dian, mengharapkan semua kalangan pemasar (marketers) dapat mengerti secara mendalam mengenai bagaimana cara beriklan di platform digital secara efektif, dan menjadikan sarana digital sebagai cara terbaik meraih pelanggan, menaklukkan pasar. Dalam hal ini, kebijakan pemerintah di tingkat pusat dan daerah sangat relevan untuk membantu kalangan pemasar dalam menyusun program bisnis melalui yang berbasis pada teknologi digital.

Kepastian regulasi dan program pemerintah dinilai akan sangat mempengarhui iklim bisnis digital. Sebagai contoh, misalnya perlunya regulasi yang mengatur persaingan usaha asing dan lokal. XL juga menilai perlu adanya kebijakan yang mempermudah kalangan marketer dalam memaksimalkan potensi industri digital nasional untuk menghadapi serangan dagang dari luar negeri. Selain iitu, juga perlu adanya landasan kebijakan untuk mendorong sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat luas mengenai manfaat teknologi digital dan berbagaii sarana turunannya.

Kembali ke Dig-In 2016, ajang ini diikuti tidak kurang dari 700 peserta, yang terdiri dari kalangan pemasar. Mereka datang dari industri pemasaran antara lain Digital Agency, Media Agency, juga Technology Enabler. Para petinggi dari kalangan C-level dan Brand Manager perusahaan di bidang pemasaran dipastikan tidak akan melewatkan kesempatan ini.

Latest