Sabtu, Oktober 31, 2020
Beranda News Security Hacker Makin Lihai Bobol Data

Hacker Makin Lihai Bobol Data

-

financial-cyber-theft

Jakarta, Selular.ID – Tahun 2015 merupakan tahun yang sarat dengan serangan yang membidik data di sepanjang kuartal. Fakta ini tertuang dalam laporan Ikhtisar Keamanan dari Trend Micro yang tercatat selama tahun 2015, bertajuk “Setting the Stage: Landscape Shifts Dictate Future Threat Response Strategies”. Di tahun lalu, terpantau peningkatan aktivitas siber makin canggih, makin besar, dan makin berdampak luas.

Di awal tahun 2015 saja, dunia sudah disuguhi dengan catatan serangkaian peristiwa pembobolan data di Sony. Sementara di akhir tahun tercatat telah terjadi pembobolan data VTech yang membawa bahaya besar bagi terkelupasnya informasi anak-anak.
Lalu, sepanjang tahun tersebut, tercatat pula serangkaian kejadian kejahatan, seperti Blue Cross dan Blue Shield, Scottrade, Experian, dan UCLA Health System.

Berdasarkan laporan pertama yang diterima, lebih dari 120 juta catatan-catatan penting dilaporkan hilang. Jumlah data yang sebenarnya hilang tercuri pada kasus ini diperkirakan lebih dari itu.

Kejadian paling mencuri perhatian seputar serangan data, yakni peristiwa pembobolan data Ashley Madison. Jenis serangan ini begitu unik, karena kriminal yang melakukannya secara terang-terangan tidak menargetkan pada hal finansial, namun sengaja ingin menyerang korban dan menjahatinya.

Latar belakang kejahatan yang makin nyata parahnya dan berbahaya tersebut menjadi bukti betapa besarnya kerusakan yang dapat diakibatkan oleh upaya serangan penerobosan data. Dan, tren ini tampaknya akan terus berlanjut hingga tahun 2016 mendatang dan juga di tahun-tahun selanjutnya.

Seiring makin meriahnya penggunaan perangkat Internet of Things dan juga cloud kian bergairah, diprediksikan di tahun 2016 dan seterusnya, penyerang akan makin giat mengasah dan menyempurnakan senjata serta strategi dalam membidikkan serangan.

Latest