Sunday, October 25, 2020
Home Headline Hands On: Yotaphone 2

Hands On: Yotaphone 2

-

Yotaphone-2Jakarta, Selular.ID – Dipamerkan pada ajang MWC 2014, Yotaphone 2 resmi dikenalkan di akhir tahun 2014. Namun baru setahun berikutnya, produsen asal Rusia itu menjajakan ponsel uniknya di negara-negara tertentu. Esok hari (16/2/2016), Yotaphone 2 akan resmi diumumkan untuk pasar Indonesia dengan harga berkisar Rp9 jutaan.

YotaPhone 2 menawarkan fitur unik, layar ganda sebagai alternatif dalam mengakses konten mobile. Memadukan layar smartphone reguler dengan teknologi e-ink yang ditemukan pada perangkat eBook reader. E-ink memang hanya bisa menyajikan warna monokromatik, namun mempunyai banyak keunggulan dibanding panel LED biasa. Pertama, ia lebih sedikit membutuhkan daya (konsumsi baterai lebih hemat), kemudian huruf dapat lebih mudah dibaca meskipun Anda menggunakannya di bawah terik matahari.

Sebelum Anda memutuskan untuk membeli, Selular.ID berkesempatan mencobanya terlebih dahulu. Berikut ulasan singkat kami mengenai Yotaphone 2.

Desain
Tersirat dari namanya, ponsel ini merupakan generasi kedua dari sang vendor Rusia. Konsepnya tidak berubah dari versi original, sebuah ponsel Android di bagian depan, dan panel e-ink di bagian belakang. Dimensi layar keduanya hampir sama, 5.0 inci dan 4,7 inci, dan kedunya sudah dilindungi Gorilla Glass 3.

Yotaphone-2-e-inkDari segi konstruksi, Yotaphone 2 dibuat dengan material yang lebih baik. Tidak lagi mengusung rancangan tubuh persegi, kini ponsel mengadopsi frame curved tanpa sudut. Bagian layar monokromatik di punggung juga tak kalah unik karena sisi sampingnya melengkung ke dalam. Di kedua sisi terdapat kamera, dan kamera utama berada di bagian display e-ink.

Dibandingkan generasi pertama, bentuk Yotaphone 2 lebih simetris dan lebih ramping, serta terasa lebih smooth. Namun finishing matte di bagian belakang terasa agak licin saat digenggam, mungkin akan mudah tergelincir dari tangan bagi sebagian pengguna.

Sudah mengadopsi Android 5.0 Lollipop, tampilan layar sangat nyaman. Trio tombol utama Android tertuang di dalam layar bagian dasar, yang bisa menghilang ketika tak digunakan. Sementara bagian atas layar terdapat earpiece bersama kamera 2MP dan lampu LED untuk notifikasi. Kamera 8MP bersama LED flash diletakkan tepat di atas panel e-ink. Jadi Anda bisa mengambil foto selfie menggunakan kamera depan atau kamera belakang.

Karena bagian belakang juga memuat layar, vendor menaruh dua corong speaker di bagian bawah yang mengapit port charging (microUSB). Sementara bagian kepala hanya terdapat jack audio. Tidak terlihat di mana lubang mikrofon berada, untuk keperluan rekam suara dan rekam video.

Anehnya, volume rocker di sayap kanan berfungsi hybrid, yakni sebagai slot SIM card berformat nano SIM. Karena unibody, pengguna harus mengeluarkannya dari tombol pengeras suara, menggunakan alat kait yang tersedia di dalam paket penjualan (mirip iPhone). Tidak ada area untuk menaruh SIM 2 maupun kartu memori eksternal. Yotaphone 2 hanya mendukung satu SIM card (nano) dan internal storage 32GB yang tidak bisa diekspan.

Yotaphone 2 adalah ponsel yang sangat nyaman digunakan. Ia mampu menampilkan hampir apapun yang ada di layar utama, ke layar belakang. Tentu hal itu menjadi sangat bermanfaat ketika ponsel “hanya” membenamkan baterai kapasitas 2500mAh. Layar monokrom Yotaphone 2 diklaim mengkonsumsi daya 7x lebih hemat dibandingkan layar LED. Ditambah, Yotaphone 2 kompatibel dengan pengisian nirkabel Qi charging, yang memungkinkan mengisi daya tanpa kabel, namun charger ini harus dibeli terpisah.

Spesifikasi lain Yotaphone 2 adalah mengusung layar utama AMOLED 1920×1080 berukuran 5-inci dan panel e-ink sekunder beresolusi 960×540-pixel 4,7-inci. Sudah ditenagai SoC Qualcomm Snapdragon 800 dengan prosesor quad-core, memori RAM 2GB, penyimpanan internal 32GB, kamera depan 2MP dan kamera utama bersensor 8MP.

Kendati membenamkan kapasitas baterai regular, berkat layar hitam-putihnya, YotaPhone 2 diklaim perusahaan mampu bertahan lebih dari 50 jam. Hal tersebut sangat kontras dengan kinerja baterai mayoritas smartphone saat ini, termasuk model-model high-end sekalipun.

Yotaphone 2 tentu cocok bagi pengguna yang lebih sering membaca di ponsel saat mobile, baik itu buku, majalah, mau pun berita. Nyaman, mudah, dan hemat daya.

Latest