Saturday, July 11, 2020
Home News Ini yang Membuat Model Bisnis RedHat Sulit Ditiru Perusahaan Lain

Ini yang Membuat Model Bisnis RedHat Sulit Ditiru Perusahaan Lain

-

rully-moulanny--

Jakarta, Selular.ID – RedHat merupakan penyedia solusi enterprise berbasis open source papan atas. Sukses menjalankan kiprahnya sebagai penyedia solusi berbasis open source, RedHat tak segan-segan untuk berbagi informasi soal bisnis model yang dijalankan.

Rully Moulany, Country Manager RedHat Indonesia, menyatakan bahwa software yang ditawarkan RedHat kepada perusahaan 100 persen dari open source.

Dalam menciptakan software, lanjut Rully, RedHat menggunakan power dari komunitas. Lewat tangan komunitas inilah RedHat dapat menciptakan software yang lebih baik, lebih relible, lebih secure, dan otomatis inovasinya menjadiblebih cepat.

“Yang RedHat lakukan adalah kita mengambil The Best of (software-red) dari community,” tandas Rully.

Meski software yang dijajakan RedHat ke pelanggan perusahaan berasal dari komunitas, Rully mengklaim bahwa softwarenya aman dan dijamin kualitasnya.

Begitu erat hubungannya dengan komunitas, RedHat menegaskan bahwa hubungan yang terjalin itu sama-sama menguntungkan kedua belah pihak (simbiosis mutualisme). Bahkan, menurut cerita Rully, RedHat pernah mengakuisisi perusahaan software non open-source hingga jutaan dolar, yang kemudian di-open source-kan ke pihak komunitas.

Itulah mengapa bisnis open source yang dijalani RedHat jarang diikuti perusahaan lain.

“Kenapa sih tidak ada perusahaan lain yang menjalankan bisnis model yang sama (dengan RedHat-red) walau itu terbukti sukses, karena ini tak mudah. Engga mudah untuk mencapai kredibilitas yang dimiliki RedHat yang mana simbiosis (dengan komunitas) adalah mutualisme,” pungkas pria jebolan University of Massachuset ini.

Latest