E-Commerce Uji Pengiriman Pakai Drone

dji-phantom-3Jakarta, Selular.ID – Jika pada akhirnya lalu lintas udara akan dipenuhi oleh perangkat drone yang melakukan misi pengiriman barang, kemungkinan itu akan diprakarsai oleh pemain ritel besar.

Dilansir Selular.ID dari Reuters (26/10/2015), yang melaporkan bahwa perusahaan ritel terbesar di Amerika Serika, Walmart, telah mengajukan izin ke Federal Aviation Administration untuk menguji perangkat drone untuk beberapa tujuan, termasuk pengiriman ke rumah, pickup dari toko kelontong, dan manajemen persediaan gudang.

Reuters mengatakan Walmart telah menguji pesawat terbang tanpa awak itu di dalam ruangan selama berbulan-bulan, dan pihaknya berencana untuk menggunakan perangkat besutan DJI, sang produsen drone konsumen populer, Phantom.

Bukan yang pertama, Walmart akan bergabung dengan perusahaan besar lainnya dalam pengujian drone untuk tujuan komersial. Pesaing terbesar di langit AS mungkin Amazon, yang pernah meminta FAA agar melunakkan aturan drone awal tahun ini, dengan cara menekan pemerintah dan mengancam akan mengoperasikannya di luar negeri. Amazon akhirnya menerima izin untuk menguji pengiriman via drone pada Maret silam, tapi masih mengklaim pemerintah bergerak lambat.

Raksasa internet, Google, juga diketahui tengah menguji desain drone (ambisinya masih rahasia), yang tampaknya juga dalam pengerjaan sebuah mesin yang bisa melakukan pengiriman.

Walmart sendiri mengatakan bahwa proyek drone bukan sekadar hobi. “Drone memiliki banyak potensi untuk lebih menghubungkan jaringan luas toko kami, pusat distribusi, pusat gudang, dan armada transportasi,” ungkap juru bicara Dan Toporek ke Reuters. “Dalam setiap lima mil dari 70 persen populasi AS berdiri toko Walmart. Hal ini menciptakan beberapa kemungkinan unik dan menarik untuk melayani pelanggan dengan drone.”

Tahap pengujian ini masih awal, tapi sepertinya akan ada banyak kompetisi di lalu lintas pesawat tak berawak futuristik seperti yang dibayangkan beberapa perusahaan terbesar di dunia.