Ilustrasi Mobile Learning (Foto: Qualcomm)
Ilustrasi Mobile Learning (Foto: Qualcomm)
Ilustrasi Mobile Learning (Foto: Qualcomm)

San Diego, Selular.ID – Teknologi digital dipercaya mampu meningkatkan edukasi secara signifikan. Banyak sekali manfaat yang bisa diperoleh jika pelajar memiliki konektivitas yang memadai untuk belajar. Hal ini dungkapkan oleh Steve Poizner, Senior VP Qualcomm Education, divisi Qualcomm yang fokus di sektor pendidikan, saat ditemui Selular.ID di kantor pusat Qualcomm di San Diego (13/05/2015). Menurutnya, selama beberapa tahun pihaknya telah melihat dampak positif secara global dari hadirnya layanan mobile kepada masyarakat dengan menghubungkan orang secara real time di manapun berada.

“Dengan mobile learning, pelajar bisa mengakses materi pelajaran setiap saat tanpa ada batasan, baik guru maupun siswa bisa meningkatkan pembelajaran secara signifian,” kata Steve. Karena itu, Qualcomm merasa perlu untuk lebih meningkatkan akselerasi mobile learning. Kemudian menggandeng institusi nirlaba yang bergerak di bidang edukasi edX.

Bertepatan dengan digelarnya Qualcomm Editors Week yang diadakan hari ini (13/05/2015), keduanya resmi mengumumkan kerjasamanya untuk berkolaborasi membangun sistem MOOC (Massive Open Online Cource). Platform open source ini dirancang berkapabilitas mobile agar memberi manfaat bagi pelajar terkoneksi di seluruh dunia.

Qualcomm Education akan berkontribusi pada sumber daya insinyur yang dimilikinya dan akan memberikan elemen lisensi pada kode SDK, sehingga edX bisa didistribusikan melalui komunitas Open edX. Sementara itu edX menawarkan lebh dari 500 materi pelajaran dari berbagai universitas terkemuka di seluruh dunia, termasuk di antaranya MITx, HarvardX, BerkeleyX, dan UTx. “Kolaborasi dengan edX ini adalah langkah penting ke depan untuk ekspansi akses melalui kekuatan platform mobile untuk pelajar di seluruh dunia,” ujarnya.

Sementara itu Anant Agarwal, CEO edX dan profesor MIT, mengatakan pihaknya berkomitmen untuk memperluas akses platform yang dimilikinya untuk semua orang dan mendorong cara baru dalam belajar. “Teknologi mobile telah mentransformasi banyak industri dan kami mengantisipasinya dengan melakukan hal yang sama pada edukasi. Menggunakan tools kolaboratif untuk meningkatkan keterlibatan pelajar, dan memakai perangkat mobile untuk membuat pengalaman belajar yang baru,” jelas Anant. Dijelaskan, tujuan dari kolaborasi tersebut adalah untuk pengembangan platform mobile learning baru yang lebih kaya untuk pelajar edX.