Satya Nadella, CEO Microsoft (sumber Reuters)
Satya Nadella, CEO Microsoft (sumber Reuters)
Satya Nadella, CEO Microsoft (sumber Reuters)

San Francisco, Selular.ID – Setelah lama berusaha memikat pengembang untuk menambah koleksi aplikasi di Store, akhirnya Microsoft mengambil jalan pintas. Satya Nadella, CEO Microsoft, mengungkapkan strategi baru perusahaan untuk bisa menyediakan banyak aplikasi ke pengguna perangkat berplatform Windows 10. Yakni memudahkan pengembang Android dan iOS memasukkan aplikasinya ke Store, dengan kode yang ada.

Perusahaan menyediakan dua software development kit (SDK) untuk para pengembang kedua platform itu agar dapat membenamkan aplikasi dan game mereka langsung ke toko universal Windows. Untuk pengembang aplikasi Android, Microsoft membiarkan mereka menggunakan kode Java dan C++ untuk masuk ke Windows 10, dan untuk pengembang iOS bisa menggunakan kode Objective C yang ada.

Dikutip dari The Verge (30/4/2015), pada acara tahunan perusahaan untuk pengembang, Microsft Build, di San Francisco, Satya mengatakan, “Kami ingin memungkinkan pengembang untuk memanfaatkan kode dan keterampilan yang mereka miliki saat ini untuk mulai membangun aplikasi Windows di Store, dan memperluas aplikasi mereka.”

Microsoft dijadwalkan akan merilis sistem operasi baru Windows 10 musim panas ini. Dan untuk pertama kalinya OS besutannya akan berjalan di PC, tablet dan ponsel. Satya juga menargetkan satu miliar perangkat yang menjalankan Windows 10 dalam dua sampai tiga tahun mendatang.

Microsoft OS Windows 10Menurut riset Strategy Analytics, raksasa komputer yang membeli bisnis handset Nokia tahun lalu, hanya menguasai 3 persen dari pasar smartphone global. Sebaliknya, ponsel Android, yang dipimpin oleh Samsung, mengontrol 81 persen pasar, sedangkan Apple 15 persen.