iPhone 6
iPhone 6
iPhone 6Selama

Jakarta, Selular.ID – Apple baru saja mengumumkan laporan keuangan terbarunya untuk fiskal kuartal pertama 2015, yang berakhir di bulan Maret lalu. Pada kuartal tersebut, perusahaan yang didirikan mendiang Steve Jobs ini mengklaim telah meraup penghasilan sebesar USD58 miliar (sekitar Rp663,3 triliun) dan profit USD13.6 miliar (atau sekitar 163,9 triliun).

Sama seperti kuartal-kuartal sebelumnya, penjualan iPhone berkontribusi besar terhadap penghasilan Apple. Selama jangka tiga bulan di awal tahun ini, Apple berhasil menjual sebanyak 61.2 juta perangkat iPhone. Banyaknya penjualan perangkat iPhone ini disinyalir didorong oleh penjualan iPhone 6 dan iPhone 6 Plus.

Keputusan perusahaan untuk membuat iPhone dengan layar besar makin menaikkan pamor mereka. Layar lebar di iPhone 6 dan iPhone 6 Plus membuat pundi-pundi penghasilan perusahaan terus membesar.

Namun, jumlah unit yang terjual di kuartal pertama tersebut memang masih belum melampaui rekor penjualan 74,5 juta perangkat iPhone, yang terjadi di kuartal keempat 2014.  Saat itu, iPhone bahkan menduduki peringkat satu untuk pertama kalinya sebagai smartphone yang paling banyak dijual di China. Apple berhasil mengalahkan Xiaomi dan Samsung yang masing-masing berada di urutan kedua dan ketiga.

Duo iPhone 6 sudah tersedia di Indonesia mulai awal Februari lalu. Distributor yang memasarkan iPhone 6 dan iPhone 6 Plus adalah Erajaya melalui jaringan toko ritel Erafone dan iBox, serta Trikomsel melalui jaringan toko Okeshop, Global Teleshop, dan Global Apple Premium Reseller.
(Baca juga: Review iPhone 6: Lebih Besar, Bertenaga dan Mahal)

Baca juga :  Smartphone RAM 6GB harga Rp2 jutaan

Selain iPhone, pendapatan perusahaan juga dibantuk oleh penjualan tablet iPad dan komputer Mac, dengan menyumbang masing-masing sebesar 12,6 juta dan 4,5 juta unit. Meski penjualan Apple iPad di bawah ekspektasi, namun sebaliknya penjualan Mac tumbuh dibanding tahun lalu. (bda)

Berita sebelumyaPasca Modernisasi Jaringan di Lombok, Indosat Targetkan Market Share 10%
Berita berikutnyaLenovo K3 Note Belum Tersedia di Indonesia Dalam Waktu Dekat