Nies Purwanti, Director Government Affairs Qualcomm Indonesia (Foto: Choi/Selular.ID)
Nies Purwanti, Director Government Affairs Qualcomm Indonesia (Foto: Choi/Selular.ID)
Nies Purwanti, Director Government Affairs Qualcomm Indonesia (Foto: Choi/Selular.ID)

Bandung, Selular.ID – Kiprah Qualcomm di industri prosesor mobile global tak usah disangsikan. Chipset Snapdragon besutannya selalu menjadi andalan para vendor ponsel untuk menjadi ‘otak’ pada tiap produknya, terutama di segmen high-end. Performa Snapdragon SoC premium memang tak perlu disangsikan lagi.

Di pasar dalam negeri, peredaran chipset Qualcomm mendapat gempuran kuat dari MediaTek selaku pemasok hardware bagi produsen ponsel yang mengisi pasar menengah. Bahkan, hampir sebagian besar pemain lokal memakai chipset MediaTek, dengan alasan murah guna menekan harga jual.

Nies Purwanti, Director Government Affairs Qualcomm Indonesia, mengaku membuka pintu kerjasama bagi vendor lokal yang ingin menggunakan chipset Snapdragon. “Apalagi chipset kami juga ada yang menyasar kelas low-end,” kata Nies, kepada Selular.ID.

Untuk saat ini, mitra Qualcomm untuk chipset di Indonesia memang masih sedikit. “Sudah ada dua pabrikan yang memakai Snapdragon kami,” ucap Nies tanpa menyebut siapa saja klien perusahaan asal Amerika Serikat tersebut.