indosatJakarta, Selular.ID – Hari ini Indosat memperkenalkan layanan M2M (machine to machine) terbaru yang diberi nama Vehicle Telematics. Melalui layanan ini, pengguna bisa mengelola kendaraan yang dimiliki secara lebih efisien. Aplikasi yang bisa diinstal di smartphone Android dan iOS itu mampu merekam dan menganalisa pola penggunaan kendaraan. Data dikirimkan secara realtime melalui jaringan selular (GPRS).

Alat Vehicle Telematics ini berupa On Board Diagnostics (OBD) yang dapat dipasang secara Plug & Play oleh pemilik kendaraan sendiri, di konektor yang terhubung ke Electronic Control Unit (ECU) yang ada di tiap kendaraan. Alat ini terintegrasi dengan fungsi tracking dan geofencing.

Joy Wahjudi, Director & Chief Sales & Distribution Officer Indosat, mengatakan bahwa layanan Vehicle Telematics setidaknya bisa dimanfaatkan oleh empat pihak. Mulai dari perusahaan, pengemudi, produsen otomotif, serta penyedia asuransi.

Bagi perusahaan yang bergerak di bidang transfportasi, logistik, distribusi, dan pertambanagn, Vehicle Telematics bisa digunakan untuk mengoptimalkan konsumsi bahan bakar dan rute perjalanan. Dengan begitu bisa meningkatkan produktifitas dan performansi. Kemudian sebagai penjaga keamanan pengemudi, kendaraan, dan asset lainnya, yang otomatis meningkatkan kualitas pelayanan terutama bagi penyedia jasa transportasi, misalnya taksi.

Sedangkan manfaat layanan ini bagi pengendara adalah menjaga dan memonitor keamanan dan keselamatan, serta mendapatkan feedback cara berkendara yang aman dan direkomendasikan berupa driver scoring.

Bukan hanya bagi pemakai, Vehicle Telematics juga dikatakan Joy bermanfaat bagi produsen kendaraan, yakni dalam hal memberi informasi jadwal perawatan kendaraan secara tepat. Produsen juga bisa mendapatkan data penggunaan kendaraan yang lebih detil dalam pemantauan kualitas kendaraan yang berkesinambungan.

Terakhir, bagi penyedia asuransi kendaraan, bisa mendapatkan data akurat dari kondisi kendaraan untuk investigasi klaim atas terjadinya kecelakaan atau bencana yang menimpa pengemudi maupun kendaraan. Serta memberi layanan baru seperti usage-based insurance dan insentif untuk premi asuransi.