Ilustrasi teknisi jaringan Indosat
Ilustrasi teknisi jaringan Indosat
Ilustrasi teknisi jaringan Indosat

Jakarta, Selular.ID – Dalam penataan frekuensi 1800Mhz yang akan digunakan untuk mobile broadband belum dijumpai kata sepakat oleh operator terkait metode yang akan dilakukan untuk memindahkan blok frekuensi agar contigous.

Dalam pemilihan metode ini, Alexander Rusli, President Director &CEO Indosat saat berbincang dengan Selular.ID (30/3/2015) menyampaikan metode indirect lebih dipilih Indosat. Pemilihan ini menurut Alex dinilai lebih aman buat pelanggan agar terhindar dari gangguan pada saat penataan.

Diakui Alex metode ini membutuhkan biaya yang lebih besar dibandingkan dengan metode direct karena harus melakukan dua kali perpindahan. “Kami lebih mementingkan faktor kenyamanan buat pelanggan karena kalau metode direct yang digunakan ketika terjadi kegagalan rollbacknya lama sekali,” jelasnya.

Alex juga menjelaskan bahwa perbedaan pemilihan metode inilah yang menyebabkan operator belum menemukan kata sepakat. Seperti diketahui XL Axiata lebih memilih menggunakan metode direct dengan berbekal pengalaman saat memigrasikan pelanggan Axis ke jaringannya.

Berbeda dengan pemilihan metode, untuk masalah cluster para operator lebih mudah menemukan kata sepakat untuk menentukan jumlah dan besaran cluster serta dari mana akab dimulai. “Kamu sudah sepakat untuk mulai dari Papua terlebih dahulu,” pungkas Alex. (bda)