Para kurir pesanan HappyFresh, (foto: Choi/Selular.ID)
Para kurir pesanan HappyFresh (Foto: Choi/Selular.ID)

Jakarta, Selular.IDRetailer online masa kini bukan lagi sebatas menjual produk fashion atau gadget, tapi sudah merambah hingga ke grocery alias kebutuhan sehari-hari. HappyFresh telah meluncurkan jasa layanan pesan dan antar belanjaan bahan pangan melalui aplikasi mobile, yang bekerja sama dengan Ranch Market dan Farmers Market di kawasan Jakarta. Bila mengingat kebiasaan belanja grocery masyarakat yang hobi keluar-masuk supermarket, mungkinkah strategi ini bisa diminati pelanggan?

Nugroho Setiadharma, President Director Ranch Market, menilai model bisnis belanja grocery secara online memang sudah berhasil menggaet segelintir pengguna smartphone namun hasilnya belum akan terlalu besar. Ini karena consumer behaviour yang lebih memilih mengunjungi toko fisik saat membeli barang-barang fresh seperti ikan laut, sayuran, atau susu cair. Selebihnya, mungkin bisa dibeli secara online

“Orang lebih suka datang ke supermarket karena misalnya bisa menimbang berat ikan segar atau memilih sayuran sendiri,” tutur Nugroho kepada Selular.ID.

Nugroho menambahkan, bahwa negara modern seperti Amerika Serikat dan Jepang saja masih mengandalkan toko fisik untuk berbelanja kebutuhan sehari-hari. “Saya lihat hanya Korea Selatan yang sudah canggih pakai virtual supermarket,” timpalnya.

Dalam menjalankan aksi bisnisnya, HappyFresh mengambil stok pesanan di store terdekat dalam radius maksimal 7 kilometer dari lokasi pengguna. Ranch Market sendiri sudah tersebar di 24 titik di Jabodetabek untuk siap melayani permintaan. Ranch Market bersedia menjadi pemasok barang untuk HappyFresh karena melihat penetrasi smartphone yang kian membesar.

“Ini sebagai antisipasi karena konsumen semakin mobile dengan adanya smartphone. Apalagi, Ranch Market tidak investasi apa-apa,” ujar pria ramah tersebut. (bda)